Menperin: Ekspor Alas Kaki Tembus US$ 3,77 Miliar, Investasi Rp 10 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, industri alas kaki menjadi subsektor unggulan yang berperan besar dalam penciptaan lapangan kerja dan penghasil devisa negara.
Pada triwulan II-2025, industri kulit dan alas kaki mencatat pertumbuhan 8,31% year on year (yoy), jauh melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,12%. Hingga Februari 2025, sektor ini sudah menyerap 921.000 tenaga kerja, naik 35% dibanding periode tahun lalu.
Baca Juga
“Ekspor industri alas kaki juga menunjukkan kinerja positif, menembus US$ 3,77 miliar pada Januari–Juni 2025, atau naik 13,6% secara tahunan. Indonesia kini menempati posisi ke-6 eksportir alas kaki dunia dengan pangsa pasar mendekati 4% global,” jelas Menperin dalam keterangan resmi, Jumat (22/8/2025).
Sepanjang Januari–Agustus 2025, tercatat 18 perusahaan skala besar menanamkan investasi di sektor alas kaki dengan nilai Rp 10 triliun. Tambahan investasi tersebut meningkatkan kapasitas produksi sebesar 73,4 juta pasang sepatu dan hampir 250 juta pasang komponen alas kaki, sekaligus menciptakan lebih dari 100 ribu lapangan kerja baru.
Baca Juga
Produk TPT dan Alas Kaki Siap Serbu Pasar AS karena Tarif RI Terendah di Asia
Agus menambahkan, investasi perusahaan multinasional pada sektor manufaktur Indonesia terus bertumbuh meski tekanan global masih berlangsung. Salah satu merek besar dunia, Nike Inc., mempertegas komitmennya dengan melakukan ekspor sepatu merek Converse hasil produksi industri alas kaki di Batang, Jawa Tengah.
Menperin juga melepas ekspor sepatu PT Yih Quan senilai US$ 100.000 ke Amerika Serikat dan US$ 60.000 ke Australia di Kawasan Industri Terpadu Batang. “Ekspor ini menjadi momentum penting yang membuktikan kekuatan ekosistem industri alas kaki Indonesia, berkat kolaborasi pemerintah, pelaku industri, kawasan Batang, asosiasi APRISINDO, dan buyer global seperti Nike,” tegasnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa sinergi tersebut memastikan industri alas kaki Indonesia berperan besar tidak hanya bagi pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas, memperkuat inklusi sosial, serta memenuhi standar keberlanjutan pasar global.
Baca Juga
Ekspor sepatu Converse ke Amerika Serikat juga menegaskan keberlanjutan pengiriman besar ke pasar AS yang pada 2024 mencapai US$ 1,03 miliar atau hampir 50% dari total ekspor alas kaki Indonesia. Ekspor ini dilakukan Nike Inc. sebagai pemegang merek dengan dukungan 50 pabrik mitra di Indonesia.
“Atas nama Pemerintah Republik Indonesia, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Yih Quan Footwear Indonesia dan Nike Inc. yang lebih dari tiga dekade konsisten menjadi mitra strategis industri alas kaki nasional,” ujar Menperin.

