Kemenperin Sebut Industri Alas Kaki Miliki Potensi Pasar Besar, IKM Diminta Lakukan Strategi Ini
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong industri alas kaki Indonesia khususnya para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) dapat terus tumbuh dan berkembang. Pasalnya, industri ini merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peran penting dalam perekonomian nasional.
Merujuk data BPS yang diolah Kemenperin, kinerja ekspor industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki sepanjang tahun 2023 mencapai US$ 7,56 miliar. Adapun pada periode Januari-Februari 2024 menembus angka US$ 1,29 miliar, atau meningkat sebesar 3,2% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023.
“Pelaku IKM alas kaki nasional memiliki potensi pasar yang besar. Untuk dapat memanfaatkannya, pelaku IKM perlu menempa diri dalam mengembangkan bisnis yang inovatif dan berkelanjutan,” ucap Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita dalam keterangannya, Senin (5/8/2024).
Menurut Reni, Kolaborasi menjadi salah satu langkah strategis bagi pelaku IKM alas kaki untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing. Tidak hanya itu, kolaborasi yang efektif dapat memberikan keuntungan kompetitif yang signifikan bagi IKM.
“Dan membantu mereka untuk beradaptasi dalam pasar yang terus berubah dan berkembang,” ungkapnya.
Guna membangkitkan gairah usaha para pelaku IKM alas kaki Indonesia, Kemenperin melalui unit pelaksana teknis (UPT), yakni Balai Pemberdayaan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) Sidoarjo secara konsisten menggaungkan kampanye #IndonesiaMelangkah.
Program ini dilakukan untuk memacu semangat IKM alas kaki agar berkolaborasi sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan menciptakan inovasi baru. Kampanye ini juga sejalan dengan program Indonesia Footwear Creative Competition (IFCC), yakni kompetisi kreatif berskala nasional
“Juga program lainnya Indonesia Footwear Network (IFN) yang merupakan platform digital untuk berjejaring antar pelaku usaha bidang alas kaki dari hulu hingga ke hilir agar terjalin kemitraan yang saling menguntungkan,” papar Reni.

