REI Ajukan KUR Perumahan hingga Rp 1,82 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Realestat Indonesia (REI), Joko Suranto mengungkap, pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan oleh para anggotanya terus meningkat. Hingga awal Desember 2025, anggota REI tengah menunggu proses pencairan kredit di perbankan hingga Rp 1,82 triliun.
“Anggota Realestat Indonesia yang saat ini sudah mengajukan program KUR ada 401 (pengembang), dan 49 (pengembang) yang sudah akad dan nilainya Rp 240 miliar. Total nilai penyerapan yang sudah berproses di bank itu sebesar Rp 1,82 triliun,” kata Joko dalam laporannya kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP REI, Jakarta Utara, Kamis (4/12/2025).
Baca Juga
Kementerian PKP Salurkan KUR Perumahan Rp 267,14 Miliar ke 117 Debitur
Ia mengklaim, REI menjadi salah satu debitur KUR Perumahan yang cukup banyak. “Kalau kita cek dengan data di Kemenko (Perekonomian), maka 53% realisasi yang sudah ada di Kementerian Koordinator Perekonomian itu adalah anggota REI,” ucap Joko.
Sebelumnya, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) membukukan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan tembus di angka Rp 620 miliar per 19 November 2025.
Baca Juga
“Terakhir itu saya cek di tanggal 19 November 2025 di Rp 620-an miliar,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati saat ditemui dalam acara Sosialisasi Program Penguatan Ekosistem Perumahan di QBIG BSD City, Tangerang, Kamis (20/11/2025) lalu.

