Menteri Nusron: Program PTSL Capai 77,9% dari Target
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid mencatat progres signifikan pada sejumlah program prioritas hingga akhir kuartal III 2025. Capaian terbesar pada program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan penanganan sengketa pertanahan.
“Peta bidang PTSL dari semula target 1.580.920 hektare sampai hari ini sudah realisasi 1.218.672 hektare atau sekitar 77,9%, dan targetnya insyaallah akan sampai pada 100%,” papar Nusron dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi II DPR di gedung parlemen, Jakarta, Senin (24/11/2025).
Baca Juga
BWI Dukung Komersialisasi Tanah Wakaf Asalkan Sesuai Prinsip Syariah
Selain itu, penanganan kasus pertanahan melalui program sengketa, perkara, konflik, dan kejahatan pertanahan (Sekobar) menunjukkan capaian hampir 100%. “Penanganan sengketa, perkara, konflik dan kejahatan pertanahan atau 'Sekobar' yaitu dari target 2.002 perkara sudah 1.991 perkara (tertangani) atau 99,45%,” jelas Nusron.
Nusron menambahkan, secara keseluruhan capaian kinerja kementerian pada sembilan program output hingga akhir kuartal III berada pada radius 76% hingga 113%. Pada penerbitan SK redistribusi tanah, kata Nusron, dari target 66.575 bidang telah terealisasi 48.348 bidang atau 72,62%. Kemudian akses reforma agraria telah menyentuh 8.900 (kartu keluarga) KK dari target 9.542 KK atau 93,27%.
Sementara itu, pendataan tanah ulayat juga telah melampaui target. “Dari target 15 bidang, sekarang sudah jadi 17 bidang sehingga sampai di Q3 targetnya sudah mencapai 113%,” terang Nusron.
Untuk peta zona nilai tanah, lanjut Nusron, realisasi mencapai 2.324.098 hektare dari target 3.676.788 hektare atau 63,21%, sedangkan tindak lanjut penertiban tanah terlantar telah mencapai 12.063 hektare dari target 17.780 hektare atau 67,84%.
Baca Juga
Nusron menegaskan keyakinannya bahwa seluruh target program kerja akan tercapai pada akhir Desember 2025. “Capaian kegiatan prioritas tersebut, yaitu kami yakin bahwa pada akhir tahun 2025, kami akan yakin tetap akan di angka 100% untuk output dan outcome-nya,” pungkasnya.

