Target Menkop Ferry, Ingin Kopdes Sejajar dengan BUMN dan Punya Bank Sendiri
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa tugas utama yang diperintahkan Presiden Prabowo Subianto kepada Kementerian Koperasi adalah mengejar ketertinggalan posisi koperasi dari BUMN dan juga perusahaan swasta.
Ferry menjelaskan, untuk melaksanakan tugas tersebut pihaknya diminta untuk melakukan tiga strategi utama pada koperasi di dalam negeri, yakni di antaranya pembaruan citra atau rebranding koperasi, menata pengelolaan serta digitalisasi.
"Kita ada tiga hal, yang pertama yang dilakukan adalah rebranding, yang kedua memperbaiki tata pengolah, dan yang ketiga digitalisasi. Nah disitu kan kerja berat kita untuk menyesuaikan dengan tiga hal tersebut," ungkap Menkop Ferry dalam pertemuan pimpinan media massa di Jakarta, dikutip Sabtu (25/10/2025).
Untuk menjalankan tiga langkah strategis tersebut, Ferry akhirnya membentuk deputi-deputi baru di Kementerian Koperasi, yakni salah satunya Deputi Digitalisasi dan pengembangan usaha. Menurutnya, hal itu penting dibuat guna mengembangkan Koperasi Kelurahan/Desa Merah Putih (KKDMP) yang lebih modern.
Ferry menjelaskan, untuk melaksanakan tugas tersebut pihaknya diminta untuk melakukan tiga strategi utama pada koperasi di dalam negeri, yakni di antaranya pembaruan citra atau rebranding koperasi, menata pengelolaan serta digitalisasi.
"Kita ada tiga hal, yang pertama yang dilakukan adalah rebranding, yang kedua memperbaiki tata pengolah, dan yang ketiga digitalisasi. Nah disitu kan kerja berat kita untuk menyesuaikan dengan tiga hal tersebut," ungkap Menkop Ferry dalam pertemuan pimpinan media massa di Jakarta, dikutip Sabtu (25/10/2025).
Baca Juga
Menteri Ferry: 82.000 Koperasi Merah Putih Dapat Kucuran Pinjaman hingga Rp 240 Triliun
Untuk menjalankan tiga langkah strategis tersebut, Ferry akhirnya membentuk deputi-deputi baru di Kementerian Koperasi, yakni salah satunya Deputi Digitalisasi dan pengembangan usaha. Menurutnya, hal itu penting dibuat guna mengembangkan Koperasi Kelurahan/Desa Merah Putih (KKDMP) yang lebih modern.
"Kemudian juga digitalisasi karena memang baik mulai dari soal pegembangan data, mulai dari soal integrasi sistem dan lain sebagainya, itu juga harus dilakukan," terangnya.
Baca Juga
Selain itu, Menkop Ferry mengungkapkan, pihaknya juga memiliki 16 program priorotas selain koperasi desa, seperti di antaranya pengembangan usaha koperasi, khususnya di sektor produksi dan peternakan, kemudian revitalisasi koperasi lama, dan pemulihan dan restrukturisasi koperasi besar.
"Kami juga merasa kehilangan Bukopin, Bank Umum Koperasi Indonesia. Tapi sahamnya terderusi, kemudian sekarang kepemilikan mayoritas sahamnya dimiliki Korea. Nah jadi ada semacam semangat dari kami dan operasi untuk gimana caranya kita punya bank lagi. Jadi ada ide untuk merintis usaha untuk bikin bank yang dimiliki oleh operasi," Menkop Ferry.

