Pemerintah Pastikan Tarif Impor 0% dari AS Tak Ganggu Iklim Investasi RI
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah memastikan kesepakatan tarif impor 0% barang-barang dari Amerika Serikat (AS) tidak akan mengganggu iklim investasi di Indonesia. Diketahui hal tersebut merupakan salah satu kesepakatan yang tertuang dalam negosiasi untuk menurunkan tarif impor barang asal Indonesia di AS menjadi sebesar 19%.
Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Riyatno, memastikan pihaknya bakal terus berupaya menarik investasi masuk ke dalam negeri. Ia meyakini tarif impor barang dari AS menjadi 0% tidak menganggu pemerintah mengejar target realisasi investasi di tahun ini.
Baca Juga
Empat Saham Melejit di Atas 141% Pekan Ini hingga Dorong IHSG Tembus Rekor Baru
"Salah satu tugas kami kan memang menarik investasi, ya. Tentu bukan hanya dari Amerika, tapi juga dari Eropa, dari berbagai negara, baik di Asia Timur, Cina, Jepang, Korea, dan lain-lain," katanya saat ditemui di Gedung Smesco, Jakarta, Jumat (18/7/2025).
Lebih jauh, Riyatno belum dapat membeberkan pengaruh pemberlakuan kesepakatan tarif dagang dengan AS itu secara detai. Ia hanya dapat memastikan pemerintah tetap optimistis mengejar target realisasi investasi sebesar Rp 1.905 triliun untuk tahun ini. "Jadi tugas kami tetap mencari investor untuk menarik investasi," jawabnya singkat.
Pada kesempatan terpisah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memberi penjelasan mengenai tarif 0% untuk komoditas asal Amerika Serikat (AS) yang masuk ke Indonesia. Tak seluruh produk AS yang masuk ke Indonesia akan dikenai tarif 0%, misalnya minuman beralkohol dan daging babi.
Baca Juga
Saham BWPT Mendadak Melesat ke Level Tertinggi Sejak 2022, Ternyata Laba Semester I Tembus Segini
“Ada beberapa produk yang sedang kami diskusikan agar tidak dikenai tarif 0% dan mereka sepakat,” kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, di kantornya, Jakarta, Jumat (18/7/2025).
Menurut Susi, total terdapat 11.552 harmonized system (HS) number dari AS yang tercatat di perdagangan Indonesia. Dari total angka itu, terdapat 11.474 HS yang dikenai tarif 0%. Artinya, sebanyak 78 kode HS yang tersisa (0,67%) tak dikenai tarif 0%.
“Sebenarnya skema tarif yang masuk impor 0% itu kan di semua kerja sama FTA (Free Trade Agreement) dan CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement), kita juga 0%” ujar dia.
Baca Juga
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebelumnya menjelaskan, pemerintah Indonesia dan AS akan membuat kesepakatan bersama mengenai detail keputusan tarif resiprokal hingga pembelian produk-produk AS.
Selain itu, terdapat negosiasi tambahan untuk beberapa produk ekspor Indonesia ke AS. Beberapa produk tersebut sangat dibutuhkan dan tidak diproduksi di AS. “Itu kita nego supaya tarifnya 0%” ujar dia.

