Bitcoin Sempat Naik Ke US$ 97.400-an Didorong Penguatan Laba Saham 'Magnificent 7’
JAKARTA, investortrust.id - Harga Bitcoin (BTC) sempat naik di atas US$ 97.400-an pada Kamis (1/5/2025) tengah malam setelah hasil pendapatan positif dari Microsoft dan Meta membuat saham menguat di Wall Street. Kenaikan terjadi meskipun ada peringatan dari yang pertama bahwa tarif yang besar akan menghancurkan banyak bisnis kecil. Namun kripto baru-baru ini berpindah tangan, dengan sedikit turun ke level US$ 96.000-an pada Jumat (2/5/2025).
Microsoft dan Meta membukukan laba kuartalan I yang melampaui ekspektasi analis dan menunjukkan perang dagang Presiden AS Donald Trump tidak membebani saham "Magnificent Seven" atau perdagangan kecerdasan buatan yang untuk sementara mengubah pembuat chip Nvidia menjadi perusahaan paling berharga di dunia tahun lalu. Magnificent Seven merupakan sekelompok saham teknologi terkemuka.
Baca Juga
Bisa Pecah Rekor Lagi! Intip Prediksi Harga Bitcoin Versi Triv hingga Akhir 2025
Nvidia sendiri melihat harga sahamnya melonjak 2,6% menjadi US$ 112, menurut Yahoo Finance. Menjelang kunjungan Trump ke UEA akhir bulan ini, AS sedang mempertimbangkan kesepakatan chip bilateral yang akan mengurangi pembatasan penjualan Nvidia ke wilayah tersebut, menurut Bloomberg.
Menurut Steven Lubka, kepala klien swasta di Swan Bitcoin, Bitcoin diuntungkan oleh sentimen risiko, meskipun baru-baru ini menguat karena kekacauan yang dipicu tarif bersama emas. Logam mulia itu diperkirakan turun 2,5% pada hari Kamis.
“Narasi yang beredar di Wall Street selama beberapa minggu terakhir adalah kemenangan. Entah situasi terus memburuk dan Bitcoin menguat bersama emas atau kita keluar dari seluruh situasi tarif ini dan Bitcoin menang dalam skenario itu juga," tulisnya dilansir dari decrypt, Jumat (2/5/2025).
Perekonomian AS mengalami kontraksi pada tingkat tahunan sebesar 0,3% pada kuartal pertama, yang menggarisbawahi kekhawatiran resesi, kata Biro Analisis Ekonomi AS pada hari Rabu. Beberapa analis berpendapat bahwa Bitcoin akan diuntungkan jika perlambatan memaksa Federal Reserve untuk memangkas suku bunga.
Baca Juga
Bitcoin Stabil di Tengah Laporan PDB AS yang Memicu Kekhawatiran Resesi
Bagi usaha kecil di seluruh Amerika, ekonomi yang terpuruk akibat tarif Trump kemungkinan akan menyebabkan kerugian yang "tidak dapat diperbaiki", Kamar Dagang AS memperingatkan dalam sebuah surat pada hari Kamis.
"Mereka butuh keringanan tarif segera," tulis Presiden dan CEO organisasi bisnis tersebut, Suzanne P. Clar.
Seiring berjalannya waktu, usaha kecil semakin terancam oleh biaya yang lebih tinggi dan rantai pasokan yang terputus. Lubka mengatakan bahwa pasar awalnya sensitif terhadap tarif Trump, tetapi seiring dampak ekonominya semakin jelas. "Pasar menyadari bahwa ini bukanlah akhir yang kita harapkan," tambahnya.

