Bos BPDPKS Sebut Penyaluran Dana Peremajaan Sawit Rakyat Capai Rp 9,83 Triliun
SURABAYA, investortrust.id - Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Eddy Abdurrachman menyebutkan penyaluran dana untuk peremajaan sawit rakyat selama periode 2016 hingga Oktober 2024 mencapai angka Rp 9,83 triliun, dengan peremajaan perkebunan di 351.267 hektare lahan.
"BPDPKS telah menyalurkan dana sebesar Rp 9,83 triliun untuk mendanai program permajaan sawit rakyat," ucap Eddy pada acara Sosialisasi Implementasi Ketentuan Terkait Ekspor dan Pungutan Ekspor Atas Komoditas Kelapa Sawit, CPO dan Turunannya, Surabaya, Kamis (21/11/2024).
Sementara, untuk program dukungan sarana dan prasarana, BPDPKS telah menyalurkan dana sebesar kurang lebih Rp 258 miliar. Selain itu, BPDPKS juga memiliki program pengembangan sumber daya manusia, yaitu berupa pemberian beasiswa dan pelatihan kepada keluarga pekebun.
"Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dari para pekebun, baik dari sisi teknis maupun dari sisi manajerialnya," paparnya.
Baca Juga
Berperan Strategis bagi Indonesia, Sawit Penopang Utama Ekspor Nonmigas hingga September 2024
Hingga Oktober 2024, BPDPKS telah menyalurkan dana sebesar Rp 697 miliar dengan penerima manfaat sebanyak 9.265 mahasiswa yang berasal dari keluarga-keluarga pekebun sawit rakyat, dan 21.366 orang telah mengikuti pelatihan terkait dengan pengelolaan perkebunan kelapa sawit.
Lebih lanjut, Eddy juga mengungkapkan BPDPKS juga telah menyalurkan dana sebesar Rp 689 miliar untuk mendanai kegiatan riset sebanyak 349 yang melibatkan 1.212 peneliti atau researcher.
"Dan bekerja sama dengan 89 lembaga penelitian dan pengembangan serta juga melibatkan mahasiswa sebanyak 383 orang," terang Eddy.

