Mendag Zulhas: Impor Ilegal Seperti Kuman, Sulit Diberantas
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengungkapkan, serbuan produk impor ilegal makin marak meskipun kini pemerintah telah membentuk satuan tugas atau satgas pemberantasan barang impor ilegal sejak satu bulan lalu.
Mendag yang akrab disapa Zulhas tersebut pun mengibaratkan produk impor ilegal seperti layaknya kuman. Ia mengatakan, ketika ingin dibasmi oleh pemerintah, barang impor ilegal justru semakin marak terjadi.
"Oleh karena itu beberapa waktu yang lalu alternatifnya Satgas kita bentuk. Cuma saya perhatikan, kalau kita bikin Satgas itu seperti kuman. Selesai Satgas tambah kuat dia, tambah canggih. Bukan hilang gitu, dimatikan tambah kuat lagi," ucapnya di Jakarta, Rabu (21/8/2024).
Baca Juga
Mendagri Sebut Ada 42 Pasal dan 496 DIM yang Dibahas dalam Rapat Revisi UU Pilkada
Oleh sebab itu, Mendag Zulhas memerintahkan jajarannya segera melakukan riset secara komperehensif untuk mengetahui apa penyebab dari maraknya serbuan produk impor ilegal yang masuk ke Tanah Air.
"Coba nanti secara detail ya, komprehensif kita riset. Apa yang terjadi sebetulnya. Saya ingat nanti kita tidak bisa ngelak lagi. Riset betul-betulan bersama dengan para ahli, minta dari UI (Universitas Indonesia) bila perlu," terangnya.
Baca Juga
Kemendag Terbitkan Aturan Tata Kelola Minyak Goreng Kemasan, Ini Alasannya
"Pasar-pasar, pusat-pusat pasar grosir-grosir besar. Tanah Abang, Manggadua, Jawa Timur, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Makassar. Diriset, ditanya. Di pasar itu yang beredar itu ini dari mana barangnya?" tambah Zulhas.
Seperti diketahui sebelumnya, Satgas Impor Ilegal yang dibentuk jajaran kementerian dan lembaga pemerintah telah melakukan sebanyak 3 kali penindakan terhadap 7 komoditas prioritas, yakni di Jakarta Utara, Cikarang, hingga Jakarta Pusat dalam kurun satu bulan ini.

