Mendag Zulhas Akui Kesulitan Tindak Gudang Pemasok Barang Impor Ilegal, Ini Alasannya
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau Zulhas mengungkapkan, pemerintah kesulitan untuk menindak pemasok barang impor ilegal. Sebab, para pelaku impor illegal sudah menutup gudang-gudangnya.
Kendati demikian, Ketua Umum PAN tersebut memastikan, pemerintah melalui satuan tugas atau satgas impor ilegal yang untuk mengawasi pemasok-pemasok barang impor ilegal yang masuk ke Tanah Air.
Baca Juga
Mendag Zulhas Musnahkan Produk Impor Ilegal Senilai Rp 20 Miliar, Ada Mesin hingga Miras
"Jadi mereka menghentikan kegiatan, kemudian gudang-gudang yang biasa untuk warehouse itu yang online dulu, sementara ini pada tutup. Sehingga kita tentu tidak mudah untuk melakukan tindakan-tindakan," ucapnya di Kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2024).
Lebih lanjut, Mendag Zulhas menyebutkan, terdapat warga negara asing (WNA) yang menjadi pemasok barang impor ilegal tersebut. Modusnya, WNA tersebut menyelundupkan produk impor itu ke toko-toko grosir besar, salah satunya adalah Tanah Abang.
"Memang sekarang ini kita kerjasama sama Polri, di pusat-pusat grosir besar, itu banyak warga negara asing banyak jualan. Jadi mereka yang mengimport dari negara tertentu ke sini," ungkap Mendag Zulhas.
"Kemudian melakukan penjualan, ada yang melalui grosir besar, ada juga yang melalui online, karena punya gudang-gudang atau semacam warehouse. Memang tidak mudah, karena begitu kita lakukan kegiatan ini, rata-rata kembali dan dia menghentikan," tandasnya.
Baca Juga
Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas memusnahkan produk impor ilegal. Barang-barang yang kebanyakan berasal dari komoditas elektronik tersebut memiliki nilai sebesar Rp 20,22 miliar.
"Barang-barang yang diamankan, nilainya totalnya Rp 20,25 miliar," ucap Mendag Zulhas saat konferensi pers di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta Pusat, Senin (19/8/2024).

