Izin Pasar Spot ETF Bitcoin Kemungkinan Besar Keluar di Januari 2024
JAKARTA, Investortrust.id – Otoritas Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat diperkirakan akan mengeluarkan persetujuannya atas penyelenggaraan bursa exchange-traded fund (ETF) Bitcoin berbasis spot pada bulan Januari tahun depan.
Hal ini disampaikan oleh lembaga Bernstein Research, anak perusahaan dari perusahaan manajemen aset global Alliancebernstein.
Sebuah memo dari Bernstein Research yang dikirim ke Thestreetcrypto menyatakan, “Sebuah ETF Bitcoin pada awal Januari tampaknya sudah menjadi 'kesepakatan final', demikian dilansir Bitcoin.com, Kamis (2/11/2023).
Baca Juga
Memo tersebut menggambarkan bahwa pelaku pasar tengah menunggu keputusan SEC, apakah akan mengajukan banding terhadap keputusan pengadilan atas pengajuan izin oleh Grayscale.Grayscale Investments, manajer aset kripto terbesar, tengah berusaha mengubah dana Bitcoin trust-nya (GBTC) menjadi ETF Bitcoin berbasis spot. SEC awalnya menolak pengajuan tersebut, tetapi pengadilan kemudian memenangkan perusahaan kripto tersebut dan memerintahkan regulator untuk meninjau kembali pengajuan dari Grayscale.
Sekadar informasi, ETF Bitcoin berbasis spot adalah jenis dana perdagangan terbuka (ETF) yang dirancang untuk melacak harga Bitcoin yang sebenarnya di pasar. Dengan ETF Bitcoin berbasis spot, akan terbuka eksposur langsung ke harga Bitcoin yang real time.
"Seiring dengan SEC memilih untuk tidak mengajukan banding, dan bahkan telah secara aktif memberikan tanggapan dengan suntingan/komentar pada aplikasi ETF, probabilitas persetujuan menjelang tanggal jatuh tempo pada 10 Januari tampaknya sangat mungkin," demikan rincian memo Bernstein Research.
Baca Juga
Pasar Kripto Bergerak Positif, Meski ETF Bitcoin Spot Belum Disetujui
Ketua SEC, Gary Gensler mengemukakan, badan pengawas sekuritas tersebut sedang mempertimbangkan delapan hingga sepuluh aplikasi ETF Bitcoin berbasis spot. Berdasarkan catatan publik, ada 12 aplikasi ETF Bitcoin berbasis spot yang sedang menunggu review dari SEC, termasuk pengajuan izin dari Grayscale untuk mengubah GBTC menjadi ETF Bitcoin berbasis spot.
Pemohon lain termasuk ARK Investment Management milik Cathie Wood, Blackrock, Bitwise, Wisdomtree, Fidelity, Vaneck, dan Invesco. Delapan pengajuan memiliki periode review paling lambat di kuartal pertama tahun depan, dan tiga lainnya memiliki periode review paling lambat di kuartal kedua.
Beberapa analis, termasuk dari JPMorgan, memperkirakan SEC akan menyetujui beberapa ETF Bitcoin berbasis spot sekaligus. Pekan lalu, harga Bitcoin melonjak menyusul spekulasi bahwa Blackrock, manajer aset terbesar di dunia, juga akan melansir ETF Bitcoin berbasis spot.
