ETF Bitcoin Spot AS Catat Arus Keluar US$ 541,1 Juta Jelang Pemilu AS
JAKARTA, investortrust.id - Sehari sebelum pemilihan umum (Pemilu) di Amerika Serikat (AS), dana yang diperdagangkan di bursa atau exchange traded fund (ETF) Spot Bitcoin AS mencatat arus keluar terbesar kedua dalam sejarah.
Melansir Cointelegraph, Selasa (5/11/2024), 11 ETF Bitcoin Spot AS mencatat arus keluar bersih sebesar US$ 541,1 juta, Senin (4/11/2024) kemarin dengan ETF iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock menjadi satu-satunya yang mengamankan arus masuk sebesar US$ 38,4 juta.
Fenomena ini merupakan arus keluar terbesar kedua yang pernah dialami ETF Bitcoin Spot, setelah sebelumnya pada 1 Mei 2024 mencatat arus keluar sebesar US$ 563,7 juta, usai harga Bitcoin turun 10,7% selama sepekan menjadi US$ 60.000.
Baca Juga
ETF Bitcoin Catat Arus Keluar Rp 3,7 Triliun Imbas Serangan Rudal Iran ke Israel
Para trader telah mengurangi eksposur mereka menjelang pemilu AS. Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC) misalnya, mengalami arus keluar terbesar pada 4 November, mencapai US$ 169,9 juta, diikuti oleh US$ 13,3 juta yang mengalir dari ARK 21Shares Bitcoin ETF (ARKB)
Lalu, dua dana Bitcoin milik Grayscale yakni Grayscale Bitcoin Trust (GBTC) dan mini GBTC mencatat arus keluar sebesar US$ 153,2 juta. Secara rinci, GBTC mengalami arus keluar sebesar US$ 63,7 juta dan mini GBTC sebesar US$ 89,5 juta.
Baca Juga
Menakar Nasib Bitcoin Pasca Pemilu AS, Bagaimana Potensinya?
Kepala penelitian CoinShares James Butterfill mengungkapkan, sebagian besar arus masuk dana dorong oleh euforia seputar prospek kemenangan Partai Republik.
“Seiring dengan berubahnya hasil jajak pendapat, kami melihat arus keluar kecil pada hari Jumat (1/11/2024), yang menyoroti betapa sensitifnya Bitcoin terhadap pemilu AS saat ini,” ujarnya.

