Prabowo Saksikan Penyerahan Uang Rp 11,4 Triliun Hasil Kerja Satgas PKH kepada Negara
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan uang senilai total Rp 11, 4 triliun dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) kepada negara di gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jumat (10/4/2026). Uang itu diserahkan Jaksa Agung yang juga Wakil Ketua Pengarah Satgas PKH ST Burhanuddin kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Tumpukan uang senilai Rp 11.420.104.815.858 yang merupakan hasil dari denda administratif dan penyelamatan keuangan negara serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI itu dipajang di gedung Kejagung.
Uang tersebut terdiri dari hasil penagihan denda administratif di bidang kehutanan senilai Rp 7.230.036.440.742, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari penanganan tindak pidana korupsi Kejaksaan RI senilai Rp 1.967.867.845.912.
Baca Juga
Kemudian, penerimaan setoran pajak sejak Januari sampai dengan April 2026 senilai Rp 967.779.018.290. Selanjutnya, pendapatan negara melalui penyetoran pajak periode 28 Februari 2026 PT Agrinas Palma Nusantara sebesar Rp 108.574.203.443, serta hasil PNBP dari denda lingkungan hidup senilai Rp 1.145.847.307.471
Satgas PKH juga menguasai kembali kawasan hutan baik sektor perkebunan (sawit) dan sektor pertambangan, yaitu pada sektor perkebunan sawit, Satgas PKH sejak terbentuk pada Februari 2025 hingga hari ini berhasil melakukan penguasaan kembali kawasan hutan seluas 5.888.260,07 ha. Pada sektor pertambangan, Satgas PKH menguasai kembali kawasan hutan seluas 10.257,22 ha. Dari total hasil penguasaan kembali tersebut, Satgas PKH menyerahkan kembali lahan kawasan hutan pada tahap VI kepada Kementerian Kehutanan lahan kawasan hutan yang berupa kawasan hutan konservasi seluas 254.780,12 ha.
Kemudian, hutan produksi yang dapat dikonversi yang berlokasi di Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat seluas 149.198,09 ha. Taman Hutan Raya Lae Kombih di Subulussalam, Aceh seluas 510,03 ha serta hutan konservasi kelompok hutan Gunung Halimun Salak Bogor, Jawa Barat seluas 105.072 ha.
Hasil hutan yang berhasil dikuasai kembali itu diserahkan Satgas PKH ke Kementerian Keuangan untuk selanjutnya diserahkan ke BPI Danantara dan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) berupa dengan total luasan 30.543,40 ha.
Dalam sambutannya, Prabowo mengapresiasi dan berterima kasih atas kerja keras Satgas PKH dalam menyelamatkan kekayaan negara.
"Saya ingin ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara yang bekerja dalam Satgas PKH ini, penghargaan saya yang sangat tinggi, atas pengorbanan saudara, kita paham, negara kita sangat luas secara fisik untuk memeriksa, untuk mengecek di lapangan tidak mudah," kata Prabowo.
Baca Juga
Prabowo Apresiasi Satgas PKH: Pendekar dan Patriot Penjaga Masa Depan Bangsa
Sejak dibentuk pada awal 2025 lalu, secara total Satgas PKH menyelamatkan uang negara sebesar Rp 31,3 triliun. Angka sebesar itu dapat memperbaiki 34.000 sekolah di seluruh Indonesia atau dua kali lipat dari jumlah saat ini. Tak hanya itu, angka tersebut juga dapat membantu memperbaiki 500.000 rumah masyarakat berpenghasilan rendah.
"Berarti bisa memberi manfaat kepada 2 juta rakyat kita berpenghasilan rendah. Bayangkan kalau tidak kita selamatkan, kalau tidak Satgas PKH bekerja dengan baik, uang ini hilang, uang ini tidak bisa dimanfaatkan oleh warga negara, oleh rakyat kita," kata Prabowo.

