Ekonom: Kebijakan WFH ASN Tiap Jumat Jadi Respons Cepat Pemerintah, tetapi...
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kebijakan work from home (WFH) Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap Jumat dinilai sebagai respons cepat pemerintah menghadapi tekanan global. Namun, langkah ini disebut belum cukup jika tidak diiringi kebijakan lanjutan.
Ekonom Next Indonesia Christiantoko menilai WFH menjadi sinyal positif di tengah ketidakpastian ekonomi. Pemerintah dinilai mulai menunjukkan upaya efisiensi dari internal.
“Ini respons cepat (pemerintah) yang cukup baik, karena bagaimanapun pemerintah harus menunjukkan ke publik ada sesuatu yang berbeda karena konflik global,” ujarnya di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Christian menyebut langkah ini sebagai bentuk introspeksi pemerintah. Terlebih, kebijakan ini penting untuk membangun kepercayaan publik.
Baca Juga
Anggota DPR Ungkap WFH ASN Tiap Jumat Sebagai Efisiensi Fiskal Hadapi Krisis Energi
“Kalau pemerintahnya diam saja lalu masyarakat disuruh mengencangkan 'ikat pinggang,' ini bukan sesuatu yang emosional bagi publik,” katanya. Pendekatan inilah yang dinilai mempermudah kolaborasi menghadapi krisis.
Meski demikian, ia menegaskan WFH tidak bisa berdiri sendiri. Diperlukan kebijakan tambahan agar dampaknya lebih optimal dan berkelanjutan.
“Ini harus diikuti dengan kebijakan-kebijakan lain karena tidak bisa berdiri sendiri,” jelasnya. Ia menekankan pentingnya strategi yang terintegrasi.
Christian juga menyoroti dampak efisiensi energi dari kebijakan ini. Menurutnya, efeknya akan lebih besar jika dilakukan secara luas dan konsisten.
Ia menambahkan, kekhawatiran kenaikan harga kebutuhan pokok tetap wajar di tengah tekanan global. Oleh sebab itu, pemerintah perlu memastikan kebijakan efisiensi diikuti perbaikan subsidi agar beban tidak sepenuhnya jatuh ke masyarakat.

