DPR Pastikan Pemerintah Batalkan Penyesuaian Harga BBM, Masyarakat Diimbau Tidak Panik
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id -- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi langkah pemerintah yang memutuskan untuk tidak melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang semula diisukan akan naik pada 1 April 2024.
Merespons adanya antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di berbagai daerah akibat isu kenaikan harga, Dasco meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong (panic buying).
"Masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu melakukan antrean, dan terlebih lagi melakukan penimbunan terhadap BBM. Mulai besok masih tetap berlaku harga yang sama," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara sebelumny menegaskan bahwa harga BBM akan tetap stabil. Menurut Dasco, langkah ini diambil pemerintah setelah melakukan komunikasi intensif dan mendengarkan masukan dari berbagai pihak, termasuk DPR RI.
Baca Juga
Viral Isu Pembatasan Pembelian BBM pada 1 April, ESDM: Belum Ada Keputusan
"Pemerintah belum berencana melakukan penyesuaian harga BBM subsidi maupun non-subsidi, menyusul isu yang beredar di tengah masyarakat akan ada penyesuaian di tanggal 1 April besok," ujarnya.
Dasco menambahkan bahwa Presiden Terpilih Prabowo Subianto berkomitmen untuk terus memonitor situasi dan memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terjaga. Sementara itu terkait durasi kebijakan harga tetap tersebut, Dasco menyebutkan bahwa pemerintah saat ini fokus menjaga stabilitas harga demi kepentingan publik, meskipun ia belum bisa memastikan hingga kapan kebijakan ini akan bertahan.
"Kalau ditanya sampai berapa lama, mungkin pemerintah yang tahu. Tapi yang pasti pemerintah konsentrasi untuk menjaga itu," ucap Dasco.
Ketua Umum Harian Partai Gerindra itu juga membantah adanya rencana pembatasan pembelian BBM jenis Pertalite maupun Pertamax dalam waktu dekat. Berdasarkan koordinasi dengan pihak pemerintah, ketersediaan stok BBM nasional saat ini dalam kondisi mencukupi.
"Saya tadi tanya (ke pemerintah), sepertinya tidak (ada pembatasan). Karena kalau menurut dari pihak pemerintah stok kita cukup," ungkapnya.

