Bahlil Lapor ke Prabowo soal Dampak Penutupan Selat Hormuz terhadap Pasokan Minyak
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2026). Bahlil mengaku belum mengetahui secara pasti hal yang akan dibahas dalam pertemuan hari ini.
Namun, Bahlil mengaku akan melaporkan kepada Prabowo mengenai kondisi geopolitik. Hal itu terutama mengenai dampak penutupan Selat Hormuz terhadap pasokan minyak Indonesia.
"Mungkin menyangkut dengan kondisi terkini, geopolitik ya, menyangkut dengan penutupan Selat Hormuz Iran karena ini juga antisipasi tentang pasokan minyak dunia," kata Bahlil.
Baca Juga
Konflik Iran dan Risiko Selat Hormuz Uji Ketahanan Energi hingga Inflasi RI
Bahlil mengatakan, energi Indonesia saat ini masih melakukan impor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Apalagi menjelang Lebaran 2026.
"Karena bagaimanapun kita masih melakukan impor sebelum Lebaran," katanya.
Selat Hormuz bukan sekadar jalur pelayaran biasa, tetapi merupakan titik krusial pasokan energi dunia. Sebanyak sekitar 20% pasokan minyak global melewati jalur tersebut.
Bahlil mengatakan, akan menggelar rapat Deewan Energi Nasional pada Selasa (3/3/2026) besok untuk membahas situasi yang memanas di Timur Tengah. Apalagi, harga minyak dunia perlahan mulai naik.
"Perlahan-lahan sebagian sudah ada perubahan. Harga naik," katanya.
Bahlil mengatakan, beban subsidi energi tidak mengalami pembengkakan akibat kenaikan harga minyak dunia menyusul terjadinya krisis di Iran. Namun, Bahlil mengakui konflik di Iran akan memengaruhi harga minyak dunia.
“Sampai hari ini tidak ada masalah, tetapi kan harga dunia akan terjadi koreksi ketika kondisi geopolitik terus memanas di Timur Tengah,” kata Bahlil.
Baca Juga
Selat Hormuz Memanas, Bagaimana Harga Saham dan Ketahanan Fiskal?
Bahlil memastikan ketahanan pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional saat ini masih dalam posisi aman.
“Sampai hari ini tidak ada masalah, tetapi kan harga dunia akan terjadi koreksi ketika kondisi geopolitik terus memanas di Timur Tengah,” jelasnya.

