Ikuti Arahan Prabowo, Gubernur se-Papua Segera Bahas Divestasi Saham Freeport
JAKARTA, investortrust.id - Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP-OKP) dan enam gubernur se-Papua akan segera membahas skema divestasi PT Freeport Indonesia (PTFI). Pembahasan terutama mengenai 10% saham Freeport untuk orang asli Papua (OAP).
Hal itu disampaikan Ketua KEPP-OKP Velix Wanggai seusai menghadiri pengarahan Presiden Prabowo Subianto kepada para kepala daerah se-Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/12/2025).
“Ada arahan dari Bapak Presiden untuk kita membahas tentang skema divestasi Freeport, terutama 10% yang menjadi hak dari orang asli Papua akan kita bincangkan antara gubernur-gubernur di Tanah Papua dan ini masuk dalam kerangka anggaran,” kata Velix.
Baca Juga
Rencana Pemerintah Tambah 12% Saham di Freeport Jadi Langkah Strategis Wujudkan Kemandirian Energi
Selain dengan para gubernur se-Papua, pembahasan mengenai divestasi saham PT Freeport Indonesia juga akan difasilitasi Mendagri Tito Karnavian dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Papua Mathius Fakhiri menyebut skema divestasi saham Freeport akan dibicarakan terlebih dulu bersama gubernur lainnya di Papua. Dikatakan, PT Papua Divestasi Mandiri yang dibentuk Pemprov Papua untuk mengelola saham minoritas Freeport akan menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS)..
“Tentunya ini akan kami sesegera mungkin setelah pulang, karena kami akan melakukan RUPS tentang Papua Divestasi," katanya.
Baca Juga
Tambahan 12% Saham Freeport Diperoleh Pemerintah secara Gratis? Bahlil Bilang Begini
Fakhiri mengaku telah berbicara dengan Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa. Namun, pembicaraan dengan gubernur lainnya perlu dilakukan. Fakhiri mengatakan hasil diskusi tersebut akan dilaporkan ke Kemendagri dan Kementerian ESDM untuk langkah selanjutnya.
"Nanti, kami akan laporkan ke Pak Menteri dan Pak Menteri ESDM bagaimana untuk langkah-langkah lanjutnya," katanya.

