Purbaya Sebut Bencana Sumatra Dorong Sedikit Pertumbuhan Ekonomi Nasional
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakini bencana banjir dan longsor yang menerjang Aceh, Sumatra Barat (Sumbar), dan Sumatra Utara (Sumut) tak mengganggu pertumbuhan ekonomi nasional secara signifikan. Bahkan, Purbaya menyebut bencana Sumatra akan sedikit mendorong pertumbuhan ekonomi.
Hal itu diungkapkan Purbaya seusai mengikuti rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/12/2025).
"Malah kalau dihitung betul-betul bisa mendorong sedikit," kata Purbaya.
Baca Juga
Kerahkan Kekuatan Nasional Tangani Bencana Sumatra, Menko PMK Pastikan Huntara Dipercepat
Purbaya mengakui terdapat ribuan rumah warga dan fasilitas publik yang hancur akibat bencana Sumatra. Namun, di sisi lain, terdapat perputaran ekonomi dari kegiatan pembangunan permukiman dan rekonstruksi fasilitas lainnya pascabencana.
"Memang kan lost di sana tetapi ada pembangunan perumahan dan lain-lain itu akan ada pertumbuhan ekonomi tambahan," katanya.
Untuk itu, Purbaya menyatakan, pengaruh negatif bencana Sumatra tak terlalu signifikan. Setidaknya, kata Purbaya, pertumbuhan ekonomi nasional akan berjalan stagnan ke arah positif.
"Jadi mungkin kalau dampak pun enggak terlalu negatif, tetapi saya lihat masih bisa netral to positif Karena kan ada uang tambahan yang dibelanjakan di sana di setiap daerah itu," katanya.
Sebelumnya, Center of Economic and Law Studies (Celios) memperkirakan kerugian akibat bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mencapai Rp 68,67 triliun atau sekitar 0,29% dari produk domestik bruto (PDB).
“Secara nasional, terjadi dampak penurunan PDB mencapai Rp 68,67 triliun atau setara dengan 0,29%” tulis Celios, dalam studi modeling berjudul Dampak Kerugian Ekonomi Bencana Banjir Sumatra, diakses Selasa (2/12/2025).
Celios menggunakan data modeling per 30 November 2025. Dalam studi tersebut, Celios melihat bencana yang terjadi di suatu wilayah hingga memutuskan transportasi tidak hanya berdampak terhadap daerah setempat. Bencana alam tersebut akan berdampak negatif secara nasional.
Baca Juga
Celios Taksir Kerugian Bencana di 3 Provinsi Bisa Turunkan PDB Hingga Rp 68,67 Triliun
Secara nasional, dampak terhadap provinsi lainnya mengarah ke arus barang konsumsi maupun kebutuhan industri yang melemah. Dalam konteks tiga provinsi tersebut, bencana alam akan melemahkan industri nasional di Pulau Sumatra.
“Secara regional, ekonomi Aceh akan menyusut sekitar 0,88% atau setara Rp 2,04 triliun,” tulis laporan tersebut.
Kerugian yang ditaksir di Aceh ini lebih besar dibandingkan sumbangan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari pertambangan di Aceh yang mencapai Rp 929 miliar. Selain itu, Aceh juga menyumbang dana bagi hasil (DBH) perkebunan sawit sebesar Rp 12 miliar pada 2025, serta mineral dan tambah sebesar Rp 56,3 miliar.

