Prabowo Akan Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir di Aceh
BIREUEN, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto memutuskan menghapus menghapus kredit usaha rakyat (KUR) para petani yang terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh. Prabowo menekankan, penghapusan utang dilakukan karena para petani sedang mengalami musibah bencana alam.
Hal itu disampaikan Prabowo saat meninjau warga terdampak bencana Sumatra di Kampung Pante Baro, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireun, Aceh, Minggu (7/12/2025).
Baca Juga
Korban Banjir-Longsor Sumatra Bertambah Jadi 916 Jiwa, 274 Masih Dicari
“Kemudian utang-utang, KUR, karena ini keadaan alam ya kita akan dihapus, jadi petani enggak usah, tidak bisa kembalikan utang karena ini bukan kelalaian, tapi keadaan terpaksa, force majeure,” kata Prabowo.
Selain itu, Prabowo juga akan memperbaiki dan merehabilitasi sawah yang rusak akibat bencana. Prabowo meminta para petani tak khawatir dengan lahan mereka yang rusak.
"Kemudian sawah-sawah yang rusak akan kita rehabilitasi dan sudah dilaporkan ke saya, petani-petani enggak usah khawatir kalau sawahnya rusak mereka akan bantu memperbaiki. Prioritas kami," katanya.
Prabowo mengatakan, kebutuhan pangan untuk daerah terdampak bencana akan dipasok dari daerah lain. Untuk itu, Prabowo meminta masyarakat tak khawatir.
"Cadangan kita cukup banyak," katanya.
Presiden Prabowo Subianto kembali meninjau daerah terdampak bencana banjir Sumatra, Minggu (7/12/2025). Prabowo bertolak ke Provinsi Aceh untuk meninjau langsung penanganan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Tanah Rencong.
Setibanya di Aceh, Kepala Negara diagendakan meninjau titik yang mengalami kerusakan dan dampak signifikan akibat banjir. Prabowo juga akan menerima laporan terbaru dari pemerintah daerah dan instansi terkait.
Baca Juga
Prabowo Kembali Tinjau Daerah Terdampak Bencana Sumatra, Pastikan Penanganan Berjalan Cepat
Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Prabowo memastikan percepatan penanganan darurat serta pemulihan di daerah terdampak bencana Sumatra.
Presiden Prabowo juga akan memantau distribusi bantuan, proses evakuasi warga, serta langkah-langkah pembukaan akses jalan. Pemerintah menegaskan penanganan banjir di Aceh menjadi prioritas nasional dan seluruh sumber daya dikerahkan untuk mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.

