Menhut Raja Juli Klaim Deforestasi Indonesia Turun pada 2025
JAKARTA, investortrust.id -- Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengklaim kondisi hilangnya tutupan hutan secara permanen atau deforestasi di Indonesia menurun pada 2025. Hal tersebut diungkapkan Raja Juli dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/12/2025).
Raja Juli menyebut hingga September 2025 deforestasi turun sekitar 49.766 hektare (ha) dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga
Airlangga Pastikan Implementasi UU Antideforestasi Uni Eropa Mundur hingga 2027
"Pada tahun 2025, deforestasi Indonesia hingga bulan September menurun sebesar 49.766 ha jika dibandingkan 2024 atau menurun 23,01%," kata Raja Juli.
Berdasarkan data yang dipaparkan, deforestasi di Indonesia pada 2020 sebesar 119.092 ha. Pada 2021 terjadi kenaikan menjadi 139.087 ha.
Deforestasi Indonesia sempat menurun pada 2022 menjadi 119.449 ha. Namun, pada 2023 kembali meningkat menjadi 145.439 ha.
Deforestasi melonjak signifikan pada 2024 menjadi 216.216 ha. Namun, turun menjadi 166.450 ha di tahun 2025.
Baca Juga
Satgas PKH Selidiki Kayu Gelondongan di Banjir Sumatra, Legislator: Jangan Ada yang Dilindungi
Raja Juli mengklaim penurunan deforestasi juga teridentifikasi pada tiga provinsi terdampak bencana banjir Sumatra, yakni Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Pada 2024 deforestasi sebesar 11.228 turun menjadi 10.100 pada 2025.
"Di Aceh menurun sebesar 10,04%. Di Sumatra Utara menurun sampai 13,98% dan di Provinsi Sumbar turun 14% jika dibanding tahun 2024," ungkapnya.

