Bertemu Cak Imin, Menteri PPA Curhat soal Kasus KDRT dan Ekonomi Rumah Tangga
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Arifatul Choiri Fauzi, menyambangi kantor Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Jakarta, Senin (27/10/2025) siang.
Menurut Arifatul, pertemuannya dengan Menko PM Muhaimin Iskandar atau Cak Imin membahas upaya pemberdayaan perempuan di sektor ekonomi. Ia mengatakan, tingginya angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap perempuan dan anak umumnya didasari atas faktor-faktor perekonomian rumah tangga.
"Dari penelitian atau survei yang kami lakukan, kami melakukan analisa internal bahwa salah satu penyebab tingginya kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah faktor ekonomi. Karena faktor ekonomilah ini merambah ke mana-mana," katanya saat ditemui seusai rapat bersama Cak Imin.
Baca Juga
40% Anak Perempuan dan 30% Anak Laki-Laki Alami Kekerasan Fisik/Seksual
Ia meyakini, upaya pemberdayaan perempuan di sektor ekonomi tidak bisa dilakukan hanya oleh Kementerian PPA, melainkan harus dikerjakan lintas kementerian/lembaga.
Pertemuan denga Cak Imin juga disebut Arifatul sebagai tindaklanjut dari pesan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan agar kementerian/lembaga tidak berjalan sendiri-sendiri.
"Mudah-mudahan setelah ini, kolaborasi ini akan berlanjut bukan hanya di pilot project, kerja bersama, kolaborasi, menyelesaikan persoalan-persoalan di tingkat desa, khususnya di sektor ekonomi sebagai salah satu solusi pencegahan terhadap kekerasan yang dialami perempuan maupun anak," katanya.
Menko PM Muhaimin Iskandar, dalam kesempatan yang sama, menyebut upaya pemberdayaan perempuan sebagai salah satu program strategis dalam keberlangsungan pembangunan nasional.
"Pemberdayaan perempuan juga menjadi pintu kita untuk mengatasi berbagai persoalan, hambatan, dan tantangan yang dihadapi masyarakat dan bangsa kita," kata Muhaimin.
Cak Imin mengatakan Kemenko PM bakal fokus terhadap persoalan ekonomi, khususnya perempuan yang bergelut di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Apalagi, katannya, sektor UMKM memiliki kontribusi terhadap 60% produk domestik bruto (PDB) nasional.
"Kontribusi ini harus menyata untuk terus kita tumbuhkan. Salah satunya kita akan support dan bareng-bareng mendorong UMKM tumbuh, terutama UMKM mayoritasnya adalah perempuan. Dari 60% peran UMKM ini, pelaku UMKM 60%-nya adalah perempuan," jelasnya.
Baca Juga
Game Penuh Kekerasan Banyak Dimainkan Anak-Anak, Begini Tanggapan Kemenkominfo
Seusai pertemuan tersebut, Cak Imin dan Arifatul Choiri Fauzi bersepakat mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pilot-pilot project yang tersebar di desa-desa.
Berdasarkan pantauan Investortrust.id, pertemuan tingkat menteri tersebut dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dan berlangsung kurang lebih satu jam. Cak Imin didampingi oleh Deputi Bidang Koordinator Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leonthius Alpha Edison.

