Kemenkomdigi Panggil TikTok Cs, Bahas Apa Saja?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) memanggil 16 platform digital besar, termasuk TikTok, Meta, hingga Google, untuk membahas langkah tegas pemberantasan konten negatif, khususnya judi online (judol). Pertemuan ini juga menjadi ajang evaluasi penerapan Sistem Kepatuhan Moderasi Konten (SAMAN) yang sudah berjalan dalam tahap uji coba selama setahun terakhir.
Dirjen Pengawasan Ekosistem Digital Kemenkomdigi, Alexander Sabar, mengatakan pertemuan tersebut penting untuk memperkuat komitmen bersama antara pemerintah dan penyelenggara platform digital. “Tujuannya melindungi masyarakat, serta menjaga ruang digital yang bersih, aman, sehat, dan produktif sesuai ketentuan regulasi,” ujarnya Rabu (17/9/2025).
Alex menjelaskan, sistem SAMAN saat ini masih dalam tahap piloting dan akan berakhir bulan depan. Karena itu, pemerintah mengundang para platform untuk memberikan masukan sebelum sistem dijalankan secara penuh. “Kita harapkan celah-celahnya bisa ditutup, dan bulan depan SAMAN dapat berjalan optimal,” jelasnya.
Baca Juga
Trump Umumkan Kesepakatan TikTok-AS, ByteDance Diberi Waktu Tambahan 90 Hari
Menurutnya, urgensi penguatan moderasi konten semakin besar mengingat dampak serius judol terhadap masyarakat. “Banyak keluarga hancur, anak-anak kehilangan masa depan, orang tua kehilangan harta, bahkan rumah tangga runtuh. Judi online bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman nyata bagi kehidupan sosial kita,” tegasnya.
Namun, mantan perwira Polisi itu menekankan regulasi ini tidak akan membungkam kebebasan berekspresi. “Demokrasi tetap kita jaga. Kritik, aspirasi, dan ekspresi tetap harus hidup. Yang kita tindak tegas adalah konten ilegal dan berbahaya, salah satunya judi online,” tambahnya.
Pertemuan dengan platform digital juga memastikan moderasi konten dijalankan secara kolaboratif, tidak hanya sepihak oleh pemerintah. Evaluasi ini diharapkan membuat SAMAN lebih efektif di lapangan, sehingga penyebaran konten negatif bisa ditekan sejak dini.
Alex juga meminta peran aktif publik dalam pemberantasan judol. Ia mengimbau masyarakat segera melaporkan konten bermasalah melalui kanal resmi Kemenkomdigi. “Dengan dukungan masyarakat, kita bisa menjaga ruang digital Indonesia agar benar-benar sehat dan mendukung kemajuan bangsa,” yakinnya.

