Penanganan Aksi Demo Sesuai Hukum dan HAM, Yusril: Jangan Takut!
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra memastikan setiap langkah penanganan situasi nasional, termasuk aksi demonstrasi, sesuai koridor hukum dan menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM). Karena itu, rakyat tak perlu takut.
“Bapak Presiden memastikan semua langkah yang diambil itu berada pada koridor hukum yang benar. Dan kami meyakini bahwa itu sudah dilakukan sebaik-baiknya,” ujar Menko Yusril usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (4/9/2025).
Menurut dia, Prabowo juga menekankan pentingnya soliditas jajaran pemerintah dalam menghadapi situasi nasional saat ini. Tugas utama Menko Kumham Impas adalah memastikan seluruh aparat penegak hukum bertindak sesuai aturan dengan tetap mengedepankan HAM.
Baca Juga
Kadin Indonesia Siap Bantu Pemerintah Kembalikan Kepercayaan Investor Usai Demo Besar-besaran
“Ini juga ditekankan oleh Pak Presiden. Jangan sampai ada satu tindakan itu di luar dari koridor hukum yang berlaku,” tutur dia.
Yusril menjelaskan, penegakan hukum secara tegas diberlakukan kepada pihak-pihak yang menyalahgunakan situasi demonstrasi untuk melakukan tindak kejahatan.
Baca Juga
Demo di Indonesia Dikaitkan Intervensi George Soros, Simbol “One Piece” Jadi Sorotan
“Beliau (Prabowo) mengatakan bahwa penegakan hukum yang tegas hanya dilakukan terhadap orang yang melakukan, memanfaatkan situasi demonstrasi untuk berbagai tindak kejahatan, seperti melakukan perusakan, pembakaran, dan pencurian,” tandas dia.
Meski begitu, Yusril kembali menekankan, tindakan tegas aparat tetap harus berada dalam koridor hukum dan menghormati prinsip HAM. “Mereka yang mungkin akan dipanggil, diperiksa, ditahan, dan lain-lain itu tetap harus mengikuti kaidah hukum yang benar. Apabila itu dilanggar, aparat juga harus ditindak karena melanggar norma-norma penegakan hukum itu sendiri,” tegas Yusril.
Baca Juga
Menteri Kabinet Kompak Bela Prabowo di Tengah Demo Rusuh, Singgung Riza Chalid
Yusril Ihza Mahendra mengemukakan, pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan antara penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran. Tidak hanya itu, perlindungan terhadap hak-hak warga negara untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka juga menjadi komitmen pemerintah.
“Rakyat tidak perlu merasa takut, merasa khawatir ya. Karena pemerintah menjamin kebebasan masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya, menyampaikan pendapat, ungkapan perasaannya melalui unjuk rasa sepanjang itu dilakukan dengan damai, tertib, dan mengikuti koridor hukum yang berlaku,” papar dia.

