Sidang Vonis Hasto, Kuasa Hukum: Jangan Sampai Putusan Hari Ini Ada Pesanan Politik
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Sidang vonis terdakwa kasus dugaan suap anggota pergantian antar-waktu (PAW) Harun Masiku, Hasto Kristiyanto digelar hari ini. Kuasa Hukum Hasto Kristiyanto, Ronny Talapessy berharap putusan tidak dasari kepentingan politik.
"Kami berharap putusan hari ini tidak mengalahkan logika kita, tidak mengalahkan nalar hukum kita. Jangan sampai putusan hari ini karena ada pesanan politik," kata Ronny di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat (25/7/2025).
Baca Juga
Eks Kader PDIP Akui Berbohong soal Uang Rp 400 Juta dari Hasto demi Yakinkan Istri
Rony mengatakan, persidangan hari ini merupakan proses panjang dalam menegakan demokrasi. Dia mengingatkan kembali bahwa Hasto dipanggil kepolisian pada 4 Juni 2024. Saat itu, Sekjen PDIP tersebut mengkritik proses pemilu yang terjadi.
"Sebelum dipanggil kepolisian Mas Hasto sering mengkritisi proses pemilu, dan kemunduran demokrasi sejak adanya putusan MK (Mahkamah Konstitusi) 90 yang meloloskan saudara Gibran Rakabuming Raka. Ketika PDIP memilih sikap untuk bersama rakyat mempertahankan, memperjuangkan demokrasi, di situ lah mulai banyak kriminalisasi kepada anggota partai yang puncaknya kepada sekjen Hasto Kristiyanto," ungkapnya.
Rony pun menyinggung putusan terhadap Tom Lembong beberapa waktu yang kental bermotif politik. Ia berharap kriminalisasi politik hukum cukup berhenti di kasus Tom Lembong.
"Cukuplah saudara Tom Lembong yang minggu lalu diputus bersalah di Pengadilan Negeri Jakpus. Jangan sampai terjadi lagi kriminalisasi politik hukum terhadap orang-orang yang memperjuangkan demokrasi, terhadap orang-orang yang bersikap kritis, terhadap hukum dan demorasi," ujarnya.
Baca Juga
Dituntut Hukuman Penjara 7 Tahun, Hasto Pertanyakan Keputusan Jaksa
"Kita akan tunggu putusan hari ini. Semuanya kita serahkan semoga hakim diberikan hikmat diberikan kebijaksanaan," imbuhnya.
Sejumlah massa memadati Pengadilan Tipikor Jakarta sejak Jumat pagi. Polisi juga terlihat memperketat keamana di sekitar Pengadilan Tipikor Jakarta.

