Ara dan Aguan Bakal Renovasi 500 Rumah di Johar Baru, Nilainya Capai Rp 40 Miliar
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menyampaikan akan merenovasi sebanyak 500 unit rumah tak layak huni (RTLH) di Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat. Renovasi ratusan rumah itu akan dilakukan dengan bantuan dari bos Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma atau Aguan melalui Yayasan Buddha Tzu Chi.
''Hari ini saya bersama Pak Aguan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia siap merenovasi 500 unit rumah tidak layak huni di Johar Baru,'' kata Ara, sapaan akrab Maruarar di Johar Baru, Jakarta, Sabtu (8/3/2025).
Dalam kesempatan yang sama, Aguan mengungkapkan, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia akan merenovasi 500 unit rumah warga dengan nilai hingga Rp 30-40 miliar.
''Jumlahnya kira-kira Rp 30-40 miliar saja untuk semuanya (renovasi 500 rumah),'' ucapnya.
Sebelumnya, Ara berinisiatif merenovasi rumah Bu Hasna di kawasan Johar Baru, Jakarta. Rumah tersebut viral lantaran dihuni oleh 13 orang dalam hunian dua lantai berukuran 2x3 meter.
Dalam renovasi ini, Menteri Ara menggunakan dana pribadinya. Ara juga langsung menerjunkan tim untuk membongkar dan merenovasi rumah Bu Hasna agar bisa lebih layak huni.
''Saya ingin membantu Ibu Hasna dan keluarga supaya bisa memiliki rumah yang layak huni,'' kata Ara beberapa waktu lalu.
Hal ini sebagai contoh dan bukti semangat gotong royong dalam membangun rumah layak huni (RLH) di Jakarta. Namun demikian, Menteri Ara enggan memberikan keterangan lebih lanjut terkait nominal bantuan untuk renovasi rumah tersebut.
Ara mengaku ingin mengembalikan budaya gotong royong semangat saling membantu dari kelompok masyarakat mampu, untuk membantu mereka yang membutuhkan dan memerlukan bantuan, khususnya di bidang perumahan.
"Bantuan ini dari saya pribadi dan sekarang kita bergerak apa yang bisa kita tangani ya langsung ditangani. Saya juga sudah mengajak teman-teman pengusaha besar untuk membantu dan gotong royong dalam membangun rumah untuk rakyat yang membutuhkan," tutur Ara.

