Ara: Renovasi 700 Rumah Tak Layak Huni di Johar Baru Dilakukan Aguan-Kadin
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan, renovasi 700 rumah tak layak huni (RTLH) di Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat akan dilaksanakan pada Selasa (15/4/2025).
“Hari Selasa (15/4/2025), kita mulai melakukan bedah rumah, renovasi rumah yang di Johar Baru. Dengan 500 (rumah) dari Buddha Tzu Chi, Pak Aguan Cs (Sugianto Kusuma), dan 100-200 (rumah) dari Kadin (Kamar Dagang dan Industri),” kata Ara, sapaan akrab Maruarar, setelah acara penandatanganan MoU penyaluran 20.000 rumah subsidi untuk buruh di kantor Kementerian PKP, Wisma Mandiri 2, Jakarta, Kamis (10/4/2025).
Baca Juga
Ara dan Aguan Bakal Renovasi 500 Rumah di Johar Baru, Nilainya Capai Rp 40 Miliar
Ara menyampaikan, pihaknya juga berencana membedah RTLH di Jawa Barat dan Banten. “Kemudian saya akan bergerak ke Jawa Barat dan Banten, untuk CSR (corporate social responsibility) itu kan semuanya tidak ada yang menggunakan uang negara, semuanya memakai (uang) perusahaan,” tambah dia.
Berdasarkan catatan investortrust.id, Maruarar menyampaikan, sebanyak 500 unit rumah tak layak huni akan direnovasi dengan bantuan dari Sugianto Kusuma melalui Yayasan Buddha Tzu Chi.
Baca Juga
Aguan Sebut Pertemuan dengan Presiden Prabowo Tak Bahas Program 3 Juta Rumah
“Saya bersama Pak Aguan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia siap merenovasi 500 unit rumah tidak layak huni di Johar Baru,” kata Ara di Kecamatan Johar Baru, Jakarta, Sabtu (8/3/2025) lalu.
Dalam kesempatan yang sama, Sugianto Kusuma alias Aguan salah satu anggota Yayasan Buddha Tzu Chi sekaligus pemilik Agung Sedayu Group mengungkapkan, pihaknya akan merenovasi rumah warga dengan nilai investasi Rp 30-40 miliar. “Jumlahnya kira-kira Rp 30-40 miliar saja untuk semuanya (renovasi 500 rumah),” ucapnya.

