Mikrofon Mati Saat Rakernas Golkar, Bahlil: Jangan-Jangan Ada yang Belum Dapat Gas
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia sempat mengalami gangguan pada mikrofonnya saat menyampaikan pidato dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Golkar 2025 di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Sabtu (8/2/2025).
Saat memaparkan program-program kepengurusan 2024-2029 untuk mendukung Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, mendadak mikrofon yang digunakan Bahlil mati atau tidak bersuara. Bahlil menanggapi hal itu dengan candaan terkait LPG 3 kilogram (kg) yang sontak membuat para audiensi tertawa.
“Nah, ini jangan-jangan belum ada yang belum dapat gas kali,” canda Bahlil.
Baca Juga
Soal Anggaran IKN Diblokir, Bahlil: Target Prabowo Tetap, 2028 Kita Pindah
Sebagaimana diketahui, Bahlil yang juga menteri energi dan sumber daya mineral (ESDM) mengeluarkan kebijakan yang menimbulkan kontroversi di publik, yakni terkait larangan penjualan LPG bersubsidi tabung 3 kilo gram (kg) melalui pengecer per 1 Februari 2025 lalu. Kebijakan itu berimbas antrean panjang di agen maupun pangkalan resmi LPG Pertamina.
Presiden Prabowo Subianto kemudian memerintahkan Kementerian ESDM memperbolehkan, pengecer kembali berjuangan LPG 3 kg.
“Setahu saya semua gas LPG-nya sudah dapat, coba di cek biasanya kalau panitianya kayak begini Ini pasti aktivis KNI,” ujar Bahlil.
Baca Juga
Prabowo Beri Sinyal Reshuffle Kabinet, Bahlil: Golkar Insyaallah Baik-Baik Saja
Sebagai informasi, Rakernas Partai Golkar 2025 diikuti oleh semua pengurus DPP Partai Golkar yang berjumlah 159 orang. Acara ini juga dihadiri sebanyak 102 anggota DPR Fraksi Golkar dan seluruh organisasi yang dilaksanakan di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Sabtu (8/2/2025).
Selain dihadiri DPD Partai Golkar, pembukaan Rakernas Golkar 2025 ini dihadiri Bambang Soesatyo, Lodewijk Freidrich Paulus, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

