Bahlil Kenakan Blangkon saat Nonton Pertunjukan Wayang Kulit HUT Golkar
JAKARTA, Investortrust.id -- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menggelar pertunjukan wayang kulit di halaman kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (14/11/2025) malam. Pertunjukan wayang kulit tersebut digelar dalam rangka HUT ke-61 Partai Golkar.
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia turut hadir menyaksikan pagelaran wayang kulit. Bahlil tampak mengenakan blangkon dengan stelan jaket kuning.
Baca Juga
Bahlil Targetkan Lonjakan Kursi Golkar di Pemilu 2029, Instruksikan Konsolidasi hingga Desa
Kehadiran Bahlil langsung disambut oleh sejumlah jajaran pengurus DPP Partai Golkar yang lebih dahulu tiba di Kantor DPP Partai Golkar. Kepada wartawan, Bahlil menuturkan pagelaran wayang kulit yang digelar hari ini merupakan salah satu upaya melestarikan budaya bangsa.
"Saya pikir ini, wayang ini kan sudah masuk dalam penetapan UNESCO, tetapi kemudian kita harusnya tetap memelihara dan bagaimana memberikan sajian ini kepada masyarakat terus," kata Bahlil.
Bahlil menekankan wayang kulit memiliki makna filosofis yang mendalam. Selain itu di dalam kesenian wayang terkandung kesenian tari, suara, hingga memahat.
"Yang kemudian mempunyai makna bahwa kita itu harus kembali kepada kultur kita asli," ujarnya.
Ia kemudian menyinggung fenomena disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian di ruang publik, yang ia singkat sebagai DFK.
Melalui pagelaran wayang yang disajikan, ia berharap masyarakat dapat meninggalkan hal-hal negatif yang merusak tatanan sosial.
"Jangan gosip terus, jangan ujaran kebencian," tegas Bahlil.
"Saya pikir dengan wayang ini kita happy lah, kita merayakan dan kita melestarikan apa yang menjadi budaya kita. Itu saja," imbuhnya.
Baca Juga
Bahlil Targetkan Tambang GBC Freeport Kembali Beroperasi Maret-April 2026
Acara pagelaran wayang kulit mengambil lakon "Sekar Mbangun Kahyangan" dengan dalang Ki Cahyo Kuntadi. Hadir sebagai bintang tamu, antara lain sinden dan penyanyi dangdut Niken Salindri, Proborini, serta para pelawak seperti Cak Percil, CakHengkihem, Cak Hengki.

