Kadin Indonesia Siap Dukung Kemenkes Sukseskan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis
JAKARTA, investortrust.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia siap mendukung program pemeriksaan kesehatan gratis yang akan segera diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 10 Februari 2025. Program ini merupakan bagian dari inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesehatan masyarakat secara luas.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyambut baik rencana Kadin. Dia menegaskan bahwa Kadin memiliki peran strategis dalam menyukseskan program tersebut, mengingat jumlah pekerja yang tergabung dalam Kadin mencapai jutaan orang.
“Kadin bisa membantu agar karyawan dan keluarganya ikut serta dalam pemeriksaan kesehatan gratis ini. Sebagian bisa dilakukan di tempat kerja, sehingga tidak harus menunggu antrean di Puskesmas. Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh bupati, walikota, dan gubernur untuk menjalankan program ini mulai 10 Februari,” ujar Menkes Budi Gunadi usai menggelar audiensi dengan Kadin di Kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis (6/2/2025).
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyambut baik program ini dan menyatakan kesiapan Kadin untuk berkolaborasi dengan Kemenkes. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan program berskala besar yang mencakup seluruh penduduk Indonesia, sekitar 295 juta jiwa.
Baca Juga
Tanggapi Demo Buruh, Ketum Kadin Anindya: Wajar, Kita Berdemokrasi!
“Kami melihat program ini sebagai langkah luar biasa, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis hingga investasi di sektor kesehatan. Kadin siap berpartisipasi, baik dalam pemeriksaan kesehatan bagi lingkungan kami maupun dalam membangun platform kesehatan yang lebih terintegrasi,” ungkap Anin.
Kadin juga berencana menyusun laporan riset bersama Kemenkes guna menganalisis peluang investasi di sektor kesehatan serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin melihat bagaimana program ini dapat meningkatkan usia harapan hidup masyarakat, serta bagaimana kesehatan yang lebih baik dapat mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional,” tambahnya.
Anin juga menekankan bahwa peningkatan kesehatan masyarakat berkontribusi langsung terhadap perekonomian. Dengan masyarakat yang lebih sehat dan produktif, diharapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 8% per tahun.
“Kalau masyarakat hidup lebih lama, lebih sehat, dan lebih produktif, maka pendapatan per kapita bisa meningkat. Mudah-mudahan target pertumbuhan ekonomi 8% dapat tercapai,” jelasnya.
Kadin dan Kemenkes masih membahas teknis pelaksanaan program di berbagai lokasi, termasuk kemungkinan pemeriksaan dilakukan langsung di fasilitas milik perusahaan anggota Kadin. Dengan sinergi ini, program pemeriksaan kesehatan gratis diharapkan dapat berjalan efektif, sekaligus mendorong sektor kesehatan sebagai peluang investasi strategis di Indonesia. (C-13)

