Dukung Prabowo, 5.000 Buruh se-Jabodetabek Akan Sampaikan 10 Tuntutan ke DPR
JAKARTA, investortrust.id – Sekitar 5.000 buruh dari Jabodetabek yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Partai Buruh akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR pada 6 Februari 2025 untuk menyampaikan 10 tuntutan. Di antara tuntutannya, para buruh menyatakan dukungan terhadap Presiden Prabowo untuk menerapkan kebijakan-kebijakan pro rakyat.
"Kami membawa 10 tuntutan utama untuk disuarakan kepada DPR. Tuntutan ini mencerminkan harapan jutaan buruh di Indonesia agar ada perubahan nyata terhadap kebijakan yang berdampak pada kesejahteraan rakyat," kata Presiden Partai Buruh, Said Iqbal dalam keterangan tertulis, Rabu (29/1/2025).
Ke-10 tuntutan itu, menurut Said, meliputi penghapusan sistem tenaga alih daya (outsourcing), menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan dan asuransi swasta tambahan, dan segera mengesahkan UU Ketenagakerjaan yang baru sesuai perintah Mahkamah Konstitusi (MK).
Baca Juga
Ada Kenaikan PHK Selama 2024, Indikator Ekonomi Domestik Belum Sepenuhnya Pulih
Tuntutan lainnya yaitu agar aturan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) ditegakkan dan sahkan RUU Pekerja Rumah Tangga (PRT) menjadi undang-undang. Kecuali itu, para buruh menolak usia pensiun 59 tahun dan meminta agar Reforma Agraria diimplementasikan. “Kami juga mendesak agar kedaulatan pangan diwujudkan dan segera stop impor pangan,” ujar Said.
Di sisi lain, kata Said Iqbal, para buruh mendesak agar menteri yang membiarkan pembangunan pagar laut dipecat. Mereka pun menuntut agar DPR segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) DPR tentang Pagar Laut. Terakhir, para buruh menyatakan akan mendukung Presiden Prabowo Subianto dalam kebijakan pro rakyat.
Said mengungkapkan, aksi unjuk rasa tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat perjuangan buruh dalam menghadapi berbagai persoalan ketenagakerjaan. "Kami berharap, melalui aksi ini, suara dan aspirasi kaum buruh didengar para pembuat kebijakan, sehingga perubahan yang berpihak pada buruh dan rakyat segera terwujud," tegas dia.
Bentuk Apresiasi kepada Prabowo
Sementara itu, Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Riden Hatam Aziz menjelaskan, aksi itu bakal digelar guna memperingati HUT FSPMI yang merupakan anggota Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) ke-26. Aksi bakal diikuti sekitar 5.000 buruh.
Baca Juga
Ketum Kadin Anindya Minta Pengusaha Hindari PHK Jika UMP Naik 6,5%
“Selain di Jakarta, aksi serupa akan digelar serentak di berbagai daerah, seperti Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, Gorontalo, dan Batam,” tutur dia.
Riden menambahkan, aksi ini merupakan tradisi tahunan yang dilakukan setiap peringatan HUT FSPMI untuk menegaskan kembali komitmen perjuangan buruh terhadap keadilan sosial dan kesejahteraan pekerja.
"Aksi ini adalah momentum untuk menyampaikan aspirasi terkait isu-isu perburuhan, sekaligus sebagai bentuk apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan pro rakyat yang telah beliau jalankan," tandas dia. (C-14)

