80,9% Masyarakat Puas dengan 100 Hari Pemerintahan Prabowo, Erick Thohir: Jadi Tambahan Semangat
JAKARTA, investortrust.id - Menteri BUMN Erick Thohir bersyukur dengan tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap 100 hari kerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Diketahui, survei Litbang Kompas menunjukkan sebanyak 80,9% masyarakat puas dengan 100 hari kerja pemerintahan Presiden Prabowo.
Erick Thohir menyatakan, tingginya tingkat kepuasan masyarakat menjadi penambah semangat Kabinet Merah Putih untuk terus bekerja yang terbaik bagi masyarakat.
"Alhamdulillah 80,9% masyarakat puas dengan kinerja Bapak Presiden dan Mas Wakil Presiden. Ini menjadi tambahan semangat kami untuk terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat Indonesia," kata Erick Thohir melalui akun Instagram pribadinya @erickthohir yang dikutip Senin (20/1/2025).
Baca Juga
80,9% Publik Puas dengan Kinerja 100 Hari, Prabowo Terima Kasih kepada Kabinet
Erick Thohir mengungkapkan, kerja keras dan dedikasi Kabinet Merah Putih untuk masyarakat tidak terlepas dari contoh yang diberikan Prabowo. Dikatakan, kecintaan Prabowo kepada masyarakat tertanam di benak jajaran Kabinet Merah Putih dalam menjalankan tugas.
"Kerja keras tanpa lelah dan dedikasi tinggi kami untuk rakyat Indonesia tidak lepas dari contoh yang diberikan oleh Bapak Presiden Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto. Kecintaan beliau kepada masyarakat begitu besar dan tertanam untuk kami saat melaksanakan visi Bapak Presiden," katanya.
Erick diketahui mendampingi Presiden Prabowo Subianto meresmikan puluhan proyek strategis ketenagalistrikan yang dipusatkan di PLTA Jatigede, Sumedang, Jawa Barat (Jabar), Senin (20/1/2025).
Terdapat 26 pembangkit listrik dengan kapasitas total 3,2 gigawatt, serta 11 jaringan transmisi dan gardu induk di 18 provinsi yang diresmikan Prabowo pada hari ini. Prabowo menyebut infrastruktur ketenagalistrikan ini menjadi landasan penting untuk mendukung transformasi ekonomi menuju negara industri.
Seusai peresmian, Prabowo merespons hasil survei Litbang Kompas terkait kinerja 100 hari pemerintahannya. Prabowo berterima kasih kepada Kabinet Merah Putih atas kerja keras selama 100 hari ini.
"Saya berterima kasih dengan semua pembantu saya. Sekarang terjadi suatu kesadaran, kita harus kerja sama. Kita harus menjadi satu tim, yaitu tim Merah Putih, tim Indonesia," kata Prabowo.
Prabowo mengaku bangga dengan jajaran Kabinet Merah Putih yang bekerja dengan kompak dan tanpa lelah. Bahkan, kata Prabowo, jajaran kabinetnya tetap bekerja saat libur nasional.
"Mereka katakan bahwa dalam kabinet kita itu kalendernya enggak ada tanggal merah. Anda lihat, malam tahun baru, tahun baru, menteri-menteri semua bekerja. Tidak hanya di kantor, tetapi di titik-titik mengawasi," katanya.
Dengan kerja keras seluruh Kabinet Merah Putih, Prabowo mengatakan, banyak pencapaian yang diraih pemerintahannya. Dibeberkan, harga BBM dan pangan terkendali. Harga tiket pesawat untuk pertama kalinya dapat turun. Tak hanya itu, untuk pertama kalinya dalam sejarah, biaya naik haji turun. Meskipun, Prabowo mengakui belum puas dengan biaya haji yang telah ditetapkan pemerintah dan DPR sebesar Rp 89,4 juta. Prabowo meyakini biaya tersebut masih dapat ditekan.
"Itu pun saya belum puas. Saya perintahkan cari lagi kesempatan, cari lagi peluang untuk turunkan harga terus. Efisiensi, efisiensi, efisiensi," tegasnya.
Prabowo menekankan, kerja-kerja yang dilakukan pemerintahannya bukan untuk mencari penilaian yang baik dari masyarakat. Kabinet Merah Putih, kata Prabowo, bekerja dengan sungguh-sungguh untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
"Kita optimis, saya sudah lihat buktinya, saya sudah lihat kemampuan kita yang real. Kita akan melakukan pembangunan transformasi ini sungguh-sungguh. Dan kita akan bekerja dengan sangat cepat, kita akan bekerja dengan sangat luar biasa," katanya.
Baca Juga
Jelang 100 Hari, Prabowo Tegaskan Komitmen Transformasi Nasional
Prabowo menekankan tekadnya untuk terus berbuat bagi masyarakat Indonesia. Dikatakan, pemerintahannya berniat membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat.
"Niatnya, hilangkan kemiskinan. Niatnya, hilangkan kelaparan. Niatnya adalah tingkatkan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.

