Kementerian PU Pastikan Tol Trans Sumatera Siap Sepanjang Libur Nataru 2024/2025
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti memastikan kesiapan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) guna melayani para pemudik sepanjang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) periode 2024/2025.
''Kemantapannya sudah di atas 96%. Mudah-mudahan ini tetap bagus pada saat Nataru nanti,'' kata Diana kepada wartawan di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2024).
Sebelumnya, Diana telah menyatakan bahwa seluruh perbaikan Jalan Tol Trans Jawa dari Jakarta - Solo harus rampung pada 15 Desember 2024 atau H-10 jelang libur Nataru 2024/2025.
Baca Juga
Menhub Buka Suara Soal Harga Tiket Pesawat Jelang Nataru 2024/2025
Dia menuturkan, Kementerian PU bersama para Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terus berupaya meningkatkan kemantapan jalan tol, baik melalui perbaikan jalan maupun pelebaran jalan, agar masyarakat dapat berkendara dengan nyaman saat libur Nataru nanti.
"Kita harus antisipasi dengan baik prediksi terjadinya kepadatan kendaraan pada 21 Desember hingga 4 Januari nanti melalui koordinasi dengan pihak terkait lainnya. Semua pekerjaan perbaikan juga harus bisa diselesaikan pada 15 Desember atau H-10 Nataru agar tidak mengganggu perjalanan masyarakat," kata Diana beberapa waktu lalu.
Adapun ruas jalan tol yang ditinjau Kementerian PU, yakni ruas Jakarta-Cikampek, Cikopo-Palimanan, Palimanan-Kanci, Pemalang-Batang, Batang-Semarang, dan Semarang-Solo. Selain itu, Wamen meninjau tempat istirahat dan pelayanan (TIP) atau rest area mulai dari TIP A 102, TIP A 379, hingga TIP B 456.
Diana juga meminta para BUJT untuk terus menjaga kebersihan dan kualitas layanan rest area agar masyarakat dapat merasa nyaman, terutama pada toilet, tempat makan, dan tempat parkir.
Baca Juga
Menko PMK Kumpulkan 4 Kementerian Hingga BUMN Sektor Transportasi Bahas Nataru 2024/2025
"Kita lihat di beberapa rest area sudah bersih, seharusnya saat Nataru juga tetap bersih dan tertata rapi. Parkir harus tertata dengan baik agar tidak ada lagi penumpukan kendaraan di rest area yang menyebabkan kemacetan di jalan tol," imbuhnya.
Dia juga berharap semua command center yang dimiliki setiap BUJT dapat diintegrasikan dalam satu aplikasi untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi tentang semua ruas jalan tol di seluruh Indonesia secara real time.
"Nanti BPJT akan coba mengkoordinasikan command center terintegrasi ini, sehingga kita bisa memantau titik kepadatan di jalan tol untuk dikoordinasikan dengan Korlantas dan Kementerian Perhubungan agar dapat segera ditindaklanjuti," ujar Diana.
Baca Juga
Kementerian PU Pastikan Tol Solo - Prambanan dan Serbaraja Fungsional Jelang Nataru
Pada kesempatan ini, Wamen Diana juga meninjau penanganan Jalan Kaligawe yaitu jalan nasional perbatasan Semarang dan Demak yang sering terendam air akibat banjir rob.
"Kita sudah mulai melakukan upaya penanganan melalui elevasi jalan dan pompanisasi agar air hujan atau air rob tidak menggenang di jalan ini," tutupnya.

