Menhub Buka Suara Soal Harga Tiket Pesawat Jelang Nataru 2024/2025
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi buka suara mengenai penetapan harga tiket pesawat jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. Ia menegaskan, saat ini tim satuan tugas sedang dalam tahap finalisasi penurunan harga tiket pesawat.
"Kami mohon bersabar tim (satgas penurunan harga tiket) sedang melakukan finalisasi," kata Dudy dalam konferensi pers di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2024).
Dudy mengaku pihaknya telah mendengar keinginan masyarakat agar harga tiket pesawat dapat turun. Namun demikian, Menhub menjelaskan, pihaknya akan menghitung dengan cermat dan memperhatikan semua stakeholder yang terlibat dalam penentuan harga tiket.
"Kami akan menghitung dengan cermat dengan memperhatikan semua stakeholder yang terlibat dalam penentuan harga tiket,'' ucap Dudy.
Ia pun meyakinkan masyarakat untuk bersabar terkait pengumuman turunnya harga tiket pesawat setelah tahap finalisasi dari satgas penurunan harga tiket pesawat.
"Harapan kami bahwa perhitungan ini dapat memberikan kejelasan kepada seluruh masyarakat apakah kami bisa menaikan atau menurunkan harga tiket," ungkap Dudy.
Sebelumnya, satgas penurunan harga tiket pesawat telah digelar pada Kamis (21/11/2024). Awak investortrust.id mendapatkan bocoran dari informasi terpercaya jika harga tiket pesawat akan turun sepanjang periode libur Nataru 2024/2025 hingga 10%.
Informasi singkat itu menyebutkan, hasil rapat memutuskan harga fuel surcharge jet turun 8% menjadi tinggal 2% selama 16 hari (19 Desember 2024 sampai 3 Januari 2025), fuel surcharge menjadi 2%untuk rute domestik dari yang sebelumnya 10%.
Lebih lanjut, Fuel surcharge propeller turun 5% menjadi 20% mulai dari 19 Desember 2024 sampai 3 Januari 2025. Kemudian, Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) dan Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) turun 50% di semua bandara dengan periode yang sama.
Sementara itu, harga avtur selama Desember 2024 atau 31 hari tidak naik di 19 bandara. Pertamina juga memberikan diskon 7,5 - 10% harga avtur sepanjang Desember 2024.
Adapun rapat tersebut dihadiri Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, InJourney, perwakilan Indonesia National Air Carrier Association (INACA), AirNav, Pertamina Patra Niaga, hingga perwakilan maskapai mulai dari Lion Air Group, Pelita Air, Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air, AirAsia, sampai Trigana.
Narasumber terpercaya yang mengetahui rapat itu membenarkan rencana penurunan harga tiket pesawat. Namun, hasil rapat itu masih dibahas lintas kementerian dan menunggu finalisasi dari Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

