Natalius Pigai Diangkat Jadi Menteri HAM, Prabowo Ternyata Sudah Kasih Sinyal Sejak Lama
JAKARTA, investortrust.id – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan nama-nama menteri di kabinet pemerintahannya pada Minggu (20/10/2024) malam di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Natalius Pigai ditunjuk sebagai Menteri Hak Asasi Manusia (HAM).
“Natalius Pigai, Menteri Hak Asasi Manusia,” demikian pengumuman susunan Kabinet Merah Putih yang disampaikan oleh Prabowo.
Baca Juga
Prabowo Umumkan Susunan Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Ini Susunannya
Ditemui sebelum pengumuman susunan Kabinet Merah Putih, Pigai mengaku sudah mendapatkan sinyal dari Prabowo terkait dengan penunjukkannya sebagai menteri di kabinet pemerintahannya sejak 20 Februari 2024. Bahkan, dia mengaku sudah djanjikan akan mendapatkan jabatan dari Prabowo sejak Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
“Begini-begini, memang saya kan prajurit Bapak (Prabowo). Jadi, kalau tentang saya itu sebenarnya 2019 Bapak sudah kasih jabatan. Kalau Bapak waktu itu menang, terus 20 Februari 2024 sudah dikasih sinyal jaga kesehatan,” ujarnya.
Lahir dan dibesarkan di daerah Paniai, Papua Tengah, Natalius Pigai adalah sosok yang dikenal kritis dalam memperjuangkan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia.Dia pernah menjabat sebagai anggota Komnas HAM pada periode 2012-2017 dan aktif menyuarakan isu-isu penting terkait hak-hak masyarakat Papua.
Pigai menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Pemerintah Masyarakat Desa di Yogyakarta dan berhasil meraih gelar Sarjana Ilmu Pemerintah (S.I.P.). Selain pendidikan formal, dia juga memperkaya pengetahuannya melalui berbagai pendidikan non-formal.
Baca Juga
Anindya Tegaskan Kadin Mitra Strategis Dukung 5 Program Ekonomi Prabowo
Pada tahun 2003, dia mengikuti pendidikan statistika di Universitas Indonesia, kemudian melanjutkan pendidikan peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada tahun 2005 dan menyelesaikan pendidikan kepemimpinan di Lembaga Administrasi Negara periode 2010 hingga 2011.
Pigai mengawali karir profesionalnya Staf Khusus khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada 1999- 2004. Selama periode tersebut dia dipercaya untuk menjadi moderator dialog interaktif di TVRI yang membahas isu-isu politik dan pemerintahan dari 2006 hingga 2008.
Dia juga pernah menjabat sebagai Konsultan Deputi Pengawasan BRR Aceh-Nias dan tim asistensi di Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri di bawah Prof. Dr. Djohermansyah Johan tahun 2010 hingga 2012.
Pigai juga diketahui sangat aktif di berbagai lembaga swadaya masyarakat, di antaranya Yayasan Sejati yang fokus pada hak-hak kelompok terpinggirkan pada 1999-2002. Dia juga pernah menjadi staf peneliti di Graha Budaya Indonesia-Jepang (1998-2001) dan staf Yayasan Cindelaras yang berkomitmen dalam pengembangan kearifan lokal serta perjuangan hak-hak petani.

