Jokowi Bakal Groundbreaking Lanjutan IKN Usai Penutupan PON XXI
JAKARTA, investortrust.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal memimpin prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking di Ibu Kota Nusantara (IKN) seusai penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumatera Utara (Sumut), Jumat (20/9/2024).
Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono saat ditemui di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/9/2024).
"Kalau jadwal awal, setelah penutupan PON, Bapak Presiden mau ke sana (IKN). Nanti pas ke sana ada groundbreaking, ada peresmian. (Termasuk groundbreaking China dan Australia?) Di antaranya," kata Basuki.
Berdasarkan catatan investortrust.id, Jokowi telah meresmikan Hotel Nusantara Swissotel dan memimpin prosesi groundbreaking Nusantara Mall Duty Free di IKN, Kalimantan Timur, Jumat (13/9/2024). Jokowi mengapresiasi pembangunan Swissotel Nusantara rampung hanya dalam waktu sembilan bulan.
Baca Juga
Ditunggu Jokowi, Pembangunan Infrastruktur IKN Terus Digenjot
"Saya ingin memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pembangunan Swissotel Nusantara yang dikerjakan dalam waktu 9 bulan," kata Jokowi dalam sambutannya saat peresmian Hotel Nusantara Swissotel yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden dari Jakarta.
Jokowi menceritakan Sugianto Kusuma alias Aguan yang merupakan pimpinan dari Konsorsium Nusantara memberitahukannya jika hotel milik konsorsium itu akan selesai pembangunannya sebelum Agustus 2024. Jokowi saat itu mengaku tidak percaya hotel dapat selesai dalam waktu sembilan bulan.
"Saat itu, waktu konsorsium yang dikomandani Pak Aguan menyampaikan kepada saya, 'Pak, ini nanti sebelum Agustus selesai," ucap Jokowi menirukan Aguan.
Jokowi saat itu menjawab, "Maaf Pak, saya tidak percaya."
Baca Juga
"Tetapi setelah melihat sekarang seperti ini karena sudah terbukti sembilan bulan bisa menyelesaikan hotel bintang lima 191 kamar, bukan pekerjaan yang mudah tetapi Indonesia bisa mengerjakan," ujar Presiden.
Kepala Negara mengatakan yang dibutuhkan IKN saat ini adalah keramaian. Untuk itu, dengan pembangunan hotel, rumah sakit hingga sekolah maka terbangun sebuah ekosistem perkotaan.
"Memang yang pertama dicari di sini adalah yang pertama crowd harus ramai sehingga terbangun sebuah ekosistem kota ada penduduknya ada warganya ada rumah sakitnya, ada sekolahnya, ada hotelnya, ada malnya, tidak mudah, butuh waktu. Tetapi kepercayaan yang kita bangun kelihatannya diambil betul kesempatan ini peluang yang ada oleh banyak investor dan terutama konsorsium yang dipimpin oleh Bapak Aguan," katanya.
Jokowi juga berharap kehadiran Nusantara Mall Duty Free akan memunculkan keramaian di IKN.
Baca Juga
Tunggu Kesiapan IKN, Jokowi Sebut Keppres Pemindahan Ibu Kota Tinggal Teken
"Kedua mengenai akan dimulainya Nusantara Mall Duty Free, kalau ini selesai dan segera selesai juga ini akan memunculkan keramaian di Ibu Kota Nusantara. Rumah sakit selesai, sekolah selesai, malnya ada, infrastruktur jalan juga sudah memadai, saya kira akan muncul keramaian," kata dia.
Selain itu, Jokowi menambahkan, pemerintah ingin segera mendorong sebanyak-banyaknya aparatur sipil negara (ASN) untuk pindah ke IKN.
"Sebanyak-banyaknya karena memang keramaian yang dibutuhkan oleh IKN dan saya sekali lagi menghargai investasi yang telah dilakukan konsorsium semoga konsorsium mendapatkan untung, tetapi IKN juga mendapatkan untung, dua-duanya mendapat keuntungan sehingga bisa berjalan bersama-sama," ujar Presiden.
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini saya resmikan Hotel Nusantara Swissotel dan peletakan batu pertama groundbreaking Nusantara Mall Duty Free saya nyatakan dimulai," kata Jokowi.
Sebelumnya, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sekaligus Plt Wakil Kepala OIKN, Raja Juli Antoni mengungkapkan, akan ada dua investor asing yang akan masuk ke dalam IKN seperti perusahaan China yang bergerak di sektor perhotelan yakni Delonix Group dan Australian Independent School (AIS).
"Kita sudah siapkan, ada dua investor asing yang akan groundbreaking. Pertama yaitu Delonix, ini sebuah perusahaan dari China yang akan membangun mal, hotel, apartemen, mixed-use ya, itu investasi sekitar Rp 500 miliar. Yang satu lagi, Australian Independent School, itu sekitar Rp 150 miliar," papar dia.
Ia juga menyampaikan, total investor yang akan groundbreaking pada bulan September ini mencapai delapan perusahaan. "Enam sampai delapan (perusahaan), dua asing," tandas Raja Juli.

