Pramono dan Risma Mundur, Jokowi Beri Sinyal Reshuffle Kabinet
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan isyarat akan adanya reshuffle kabinet. Isyarat itu disampaikan Jokowi menanggapi mundurnya Pramono Anung sebagai sekretaris kabinet (seskab) dan Tri Rismaharini atau Risma sebagai menteri sosial (mensos).
"Ya bisa (reshuffle)," kata Jokowi di Flyover Djuanda, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), Jumat (6/9/2024).
Pramono Anung dan Risma mengundurkan diri karena maju dalam Pilkada 2024. Pramono maju sebagai cagub di Pilkada Jakarta, sementara Risma maju sebagai cagub di Pilkada Jatim.
Baca Juga
Jokowi Sebut Kotak Kosong di 41 Daerah Bagian dari Demokrasi
Jokowi mengatakan, sudah menerima pengunduran diri Risma. Jokowi juga sudah menandatangani keputusan pemberhentian Risma sebagai mensos.
"Saya sudah saya tandatangani keputusan untuk pemberhentiannya tetapi penggantinya nanti sebentar lagi," katanya.
Jokowi mengatakan, Pramono juga sudah mengajukan pengunduran diri. Namun, Kepala Negara mengaku belum menandatangani surat keputusan pemberhentian Pramono Anung.
"Sudah juga (mengundurkan diri), tetapi belum saya tandatangani," katanya.
Jokowi diketahui terakhir kali melakukan reshuffle kabinet pada Senin (19/8/2024). Saat itu, Jokowi melantik politikus Partai Gerindra Supratman Andi Agtas sebagai menkumham politikus PDIP Yasonna H Laoly. Jokowi juga melantik Bahlil Lahadalia sebagai menteri ESDM menggantikan Arifin Tasrif digantikan. Sementara posisi Bahlil di Kementerian Investasi/BKPM diisi oleh Ketua TKN Prabowo-Gibran Rosan Roeslani.
Baca Juga
Sebelumnya, Risma menyatakan serius bertarung di Pilkada Jatim 2024. Bahkan, Risma mengaku akan mengundurkan diri sebagai mensos. Politikus PDIP itu mendaftar sebagai bakal calon gubernur (cagub) di Pilkada Jawa Timur (Jatim) 2024 ke KPU Jatim, Kamis (29/8/2024) malam. Risma didampingi pengasuh Pondok Pesantren Queen Al Azhar Darul Ulum KH Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans. Pasangan ini diusung PDIP dan Partai Hanura.
Sementara itu, Pramono Anung maju sebagai cagub berpasangan dengan Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024. Pasangan ini diusung PDIP.

