Kemenkominfo Temukan Ribuan Hoaks Terkait Pilkada Serentak 2024 Setiap Hari
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengungkapkan ribuan informasi bohong atau hoaks terkait dengan Pilkada Serentak 2024 muncul setiap hari di berbagai platform digital, khususnya media sosial.
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Prabunindya Revta Revolusi atau Prabu Revolusi ribuan hoaks tersebut ditemukan lewat pemantauan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika (Ditjen Aptika).
"Yang jelas setiap hari ada ribuan (hoaks terkait Pilkada Serentak 2024). Kami setiap hari mendapatkan bocoran dari (Ditjen) Aptika yang memang memiliki engine (mesin) untuk melakukan monitoring (pemantauan) hoaks ini ada ribuan di ruang sosial media," katanya ketika ditemui di Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Rabu (29/8/2024).
Baca Juga
Kominfo Sebut Pemerintah Bakal Siapkan Klarifikasi Fakta untuk Tangkal Hoaks
Prabu mengeklaim pihaknya telah mengambil tindakan tegas terkait dengan maraknya hoaks seputar Pilkada Serentak 2024. Kemenkominfo telah meminta klarifikasi dari platform digital maupun pihak yang menyebarkan informasi tersebut, serta menurunkan konten yang terbukti hoaks.
Kemenkominfo juga telah mengadakan pertemuan dengan sejumlah platform media sosial untuk memastikan komitmennya memberantas hoaks yang kian meresahkan. Menurut Prabu, hal ini sangatlah penting karena hoaks menyebar 20 kali lebih cepat dibandingkan proses klarifikasinya.
"Sebaran hoaks itu cepat sekali, 20 kali lebih cepat dari konfirmasinya. Jadi, kalau misalnya nanti proses untuk klarifikasi hoaks itu terlalu berbelit-belit, terlalu birokratis begitu malahan hoaksnya sudah menyebar," tuturnya.
Pria yang belum lama dilantik sebagai Dirjen IKP itu juga mengungkapkan bahwa Kemenkominfo akan meluncurkan kanal khusus untuk menginformasikan dan melaporkan temuan hoaks terkait dengan Pilkada Serentak 2024.
Baca Juga
Beredar Flyer Bakal Daftarkan Anies di Pilkada Jakarta, PKB: Hoax
"Salah satu yang akan kita luncurkan dalam waktu dekat juga adalah kanal untuk bisa menginformasikan dan juga melaporkan temuan hoaks seputar pilkada," ujarnya.
Seperti diketahui, proses Pilkada Serentak 2024 telah berjalan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah membuka pendaftaran pasangan calon kepala daerah sejak Selasa (27/8/2024) dan akan ditutup pada Kamis (29/8/2024) atau hari ini.
Setelah itu, KPU akan melakukan penelitian persyaratan pasangan calon hingga 21 September 2024. Setelah proses penelitian persyaratan selesai, KPU akan melakukan penetapan pasangan calon pada 22 September 2024.
Para pasangan calon yang telah ditetapkan KPU diperkenankan untuk menggelar kampanye dari tanggal 25 September 2024 hingga 23 November 2024. Pemungutan suara di tempat pemungutan suara (TPS) akan digelar pada 27 November 2024.

