Menteri Suharso Beri Gambaran Mekanisme Penyaluran Makan Bergizi Gratis
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perencanaan Pembangunan Manusia (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa memberikan gambaran mengenai penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Suharso mengatakan kementerian yang dipimpinnya turut menyusun mengenai target dan besaran gizi yang disalurkan dalam program ini.
“Target grup-nya siapa? Kemudian berapa persen dari kalori yang akan diberikan? Berapa persen dari kebutuhan kalori sehari yang akan diberikan kepada target grup? Jadi target grup-nya dulu,” kata Suharso saat ditemui di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (21/8/2024).
Selain target, Suharso juga menyebut perumusan juga menjangkau frekuensi pemberian MBG. Dia menyebut apakah program tersebut akan diberikan tiga kali dalam sepekan, dua kali dalam sepekan, atau lima kali dalam sepekan.
Setelah itu, kata dia, perumusan juga menyangkut konfigurasi gizi dari makanan yang disajikan. “Konfigurasi dari makanan itu berdasarkan persentase kalorinya itu mudah-mudahan secara domestik, itu bisa mensuplai,” kata dia.
Baca Juga
Penyediaan dari masyarakat lokal, kata dia, dapat mendorong UMKM dan para pemasok.
Pertimbangan lain yang sedang dibahas, lanjut Suharso, yaitu cara pemberian MBG. Dia tak memungkiri program MBG dapat disalurkan secara tunai. Ini karena ada beberapa target penerima MBG yaitu pondok pesantren, yang notabene memiliki dapur untuk penyediaan MBG.
“Misalnya pada pesantren, mereka kan sudah masak, sudah ada sendiri. Mungkin kita memberikan dalam bentuk (tunai) tetapi kita kontrol kalorinya harus seperti apa, standar gizinya seperti apa,” ujar dia.
Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan program makan siang gratis (MBG) akan dimulai pada 2 Januari 2025 secara nasional. Dadan mengatakan langkah ini untuk mempercepat proses pelaksanaan program karena telah masuk anggarannya dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025.
Baca Juga
Soal Program Makan Bergizi Gratis, Peneliti CSIS Ingatkan Dua Faktor Ini
“2 Januari kita langsung laksanakan program makan bergizi,” kata Dadan di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/8/2024).
Dadan mengatakan percepatan program MBG menjadi bagian dari keberlanjutan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke presiden terpilih Prabowo Subianto. Dia mengatakan sedang mempersiapkan mekanisme program MBG tersebut.

