Usai Satgas Dibentuk, Kadin Ungkap Penyelundupan Barang Impor Ilegal Turun
JAKARTA, investortrust.id - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengklaim penurunan penyelundupan barang impor ilegal ke Tanah Air setelah dibentuk satuan tugas (satgas) oleh pemerintah.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Wisnu Pettalolo menyebut, penekanan masuknya barang impor ilegal tersebut utamanya terjadi pada tujuh komoditas, yakni tekstil dan produk tekstil (TPT), pakaian jadi, keramik, perangkat elektronik, produk kecantikan, barang tekstil jadi dan alas kaki.
Baca Juga
Mendag Zulhas Akui Kesulitan Tindak Gudang Pemasok Barang Impor Ilegal, Ini Alasannya
"Dengan terbentuknya satgas, dengan inovasi oleh pemerintah, dengan suara daripada dunia usaha dalam tujuh komoditas, per satu bulan ini kita melihat adanya penurunan daripada kegiatan importasi ilegal," ucap Wisnu di Kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2024).
Lebih lanjut, Wisnu mengungkapkan, satgas barang impor berdampak baik bagi industri dalam negeri. Ia pun berharap pada hingga Desember 2024, masuknya produk impor ilegal dapat terus berkurang.
"Kami yakin dengan kerja sama dan pemerintah sudah turun, ini hasilnya akan bisa memulihkan kembali dari tujuh komoditas yang benar-benar sangat berdampak dengan importasi ilegal yang terjadi," ungkapnya.
Baca Juga
Soroti Satgas Impor Ilegal, Indef: Apakah Bisa Beri Efek Jera ke Importir?
Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas memusnahkan produk impor ilegal. Barang-barang yang kebanyakan berasal dari komoditas elektronik tersebut memiliki nilai sebesar Rp 20,22 miliar.
"Barang-barang yang diamankan, nilainya totalnya Rp 20.225.000.000," ucap Mendag Zulhas saat konferensi pers di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta Pusat, Senin (19/8/2024).

