Jimly Asshiddiqie: MPR Harus Jadi Forum Aspirasi Rakyat
JAKARTA, investortrust.id - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya memperkuat peran Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai forum aspirasi rakyat. Hal ini karena MPR memiliki potensi untuk menjadi wadah yang efektif bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, sehingga tidak perlu lagi terjadi demonstrasi yang tersebar di berbagai tempat.
"MPR ini bisa kita perkuat sebagai forum aspirasi di Indonesia. Jadi jangan biarkan demo di mana-mana," ujarnya, dalam Seminar Hari Konstitusi, di Gedung Nusantara V MPR/DPR, Jakarta, Minggu (18/8/2024).
Baca Juga
MPR Bilang Ada Perubahan Tamu Undangan Upacara HUT RI di IKN
Ia juga mengingatkan pusat aspirasi masyarakat Indonesia masih berada di Pulau Jawa, khususnya di Jakarta, meski Ibu Kota Negara (IKN) akan berpindah ke Kalimantan.
"Bayangkan nanti DPR, MPR, DPD, pindah ke IKN. Padahal puncak dari aspirasi masyarakat Indonesia itu masih di Jakarta," katanya.
Jimly mengkhawatirkan, jika pusat pemerintahan berpindah sementara aspirasi masyarakat tetap terpusat di Jakarta, hal ini dapat menimbulkan masalah baru.
"Siapa yang akan mendengarkan kalau demo? Kasihan nanti gubernurnya yang jadi sasaran, padahal ini urusan kenegaraan dan kebangsaan," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyarankan agar MPR mempertimbangkan peran tambahan sebagai rumah rakyat yang dapat menampung aspirasi masyarakat secara langsung.
Baca Juga
Lengkap, Isi Pidato Kenegaraan Terakhir Jokowi di Sidang Tahunan MPR
"Ini perlu dipikirkan bahwa ini pekerjaan MPR sebagai pekerjaan tambahan, sebagai rumah rakyat, supaya gedung ini masih ada gunanya," katanya.
Jimly menegaskan pentingnya MPR yang akan datang untuk memastikan bahwa aspirasi rakyat dapat tersalur dengan baik dan tidak lagi terpaksa disampaikan di jalanan.

