Jokowi Akan Ikuti Terus Pembangunan Infrastruktur di IKN, Meski Tak Lagi Jabat Presiden
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan terus memantau pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur. Pesan ini disampaikan Jokowi saat meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Swiss-Belhotel Nusantara.
“Saya akan lihat terus meskipun saya enggak jadi Presiden, akan saya ikuti terus,” kata Jokowi, dipantau secara daring, Senin (12/8/2024).
Jokowi bakal mengakhiri masa jabatannya pada 20 Oktober 2024, dan posisinya akan diambil alih oleh presiden terpilih Prabowo Subianto untuk masa jabatan 2024-2029.
Jokowi mengatakan pembangunan Swiss-Belhotel berkapasitas 197 kamar. Pembangunan akan ditargetkan selesai 15 bulan.
Baca Juga
Bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Menpora Dito Ariotedjo Kunjungi TC PSSI di IKN
“Nanti saya ke sini, nginep tidak sebagai presiden, itu berarti sudah jadi. 15 bulan,” kata dia.
Meski nantinya tak lagi menjabat presiden, Jokowi berpesan agar pemerintah dan Otorita IKN (OIKN) dapat menyelesaikan infrastruktur penunjang seperti listrik dan jalan.
“Baik berupa jalan akses menuju ke Swiss-Belhotel, kemudian listrik dan air segera akan disiapkan, sehingga semuanya akan komplit pada saat hotel ini sudah selesai dibangun,” kata dia.
Jokowi mengatakan pembangunan Swiss-Belhotel telah melalui kurasi Ridwan Kamil. Mantan Gubernur Jawa Barat itu bertugas sebagai kurator pembangunan IKN.
Baca Juga
Investor Jangan Ragu, Jokowi Sebut Prabowo Setujui Anggaran Percepatan IKN
Jokowi mengapresiasi desain dari Swiss-Belhotel telah menyesuaikan konsep IKN yaitu forest city. “Saya lihat tadi, desain dari hotel, Swiss-Belhotel Nusantara sangat bagus, sudah menyesuaikan dengan konsep Ibu Kota Nusantara yaitu forest city dan tentu sudah keluar dari kurasi Bapak Ridwan Kamil,” ujar dia.
Selain dibangun dengan gagasan forest city, Jokowi menyebut IKN memiliki konsep smart city, kota dengan teknologi sebagai penopang, dan liveable city, atau kota yang nyaman ditinggali.
Jokowi mengaku terkesan dengan udara yang bersih dan segar di IKN.
“Tadi pagi saya bangun, keluar kamar, keluar rumah, udaranya sangat segar sekali. Fresh, bersih, dan saya cek tadi air quality index-nya berada di angka 6, sangat bersih, artinya sangat bersih. Karena kota-kota di Indonesia, terutama yang di Jawa, itu angkanya sudah di atas 100,” kata dia.
Baca Juga
Dalam Sidang Kabinet di IKN, Jokowi Sapa Prabowo dengan Presiden Terpilih
Jokowi mengatakan untuk kendaraan penunjang di IKN, Jokowi menyebut penggunaan transportasi massal bertenaga listrik. Dia menyontohkan autonomous rail rapid transit (ATR) yang akan digunakan sebagai penunjang mobilitas warga IKN.
“Dan mobil combasion, mobil dengan pembakaran, dengan BBM memang akan dilarang di Ibu Kota Nusantara ini karena memang konsepnya sekali lagi adalah konsep green city,” ucap dia.
Kemudian, kata Jokowi, ekonomi yang akan dikembangkan di Ibu Kota Nusantara adalah ekonomi hijau, ekonomi digital, data center, dan financial center. “Semua yang akan dikerjakan berbau hijau. Energinya hijau, kendaraannya juga kendaraan listrik,” kata dia.

