Kadin Siapkan Jurus Baru Tangani Bencana, Ekonomi Lokal Jadi Andalan
JAKARTA, investortrust.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong penguatan peran dunia usaha dalam penanggulangan bencana, mulai dari mitigasi hingga pemulihan ekonomi masyarakat. Upaya ini mencakup pengembangan asuransi bagi UMKM, pengadaan bantuan dari pelaku usaha lokal, dan penguatan kolaborasi dengan pemerintah.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie mengatakan, bencana tidak hanya menjadi persoalan sosial, tetapi juga berdampak terhadap kegiatan ekonomi dan rantai pasok industri. Karena itu, Kadin mendorong koordinasi antara pengurus pusat, daerah, asosiasi usaha, dan pemerintah.
Baca Juga
Kadin Minta Pemerintah Atasi Krisis Gas untuk Industri, Ancam Investasi dan Tenaga Kerja
“Kita menghadapi bencana di mana-mana sebagai suatu negara yang tinggal di lingkaran api (ring of fire), kolaborasi lintas sektor diperlukan agar penanganan bencana memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat," kata Anin di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana Suryani Motik mengatakan, Kadin ingin memperkuat kesiapsiagaan dunia usaha sebelum, saat, dan pascabencana terjadi. Salah satu langkahnya adalah mendorong edukasi mitigasi risiko dan pemanfaatan asuransi untuk mempercepat pemulihan usaha.
“Asuransi jangan dianggap sebagai cost, tapi sebagai investasi. Perlindungan asuransi dapat membantu pelaku usaha memulihkan kegiatan bisnis lebih cepat setelah terdampak bencana," ungkap Suryani.
Di sisi lain, Kadin juga mendorong pengadaan barang bantuan dari pelaku usaha di sekitar wilayah terdampak. Suryani menilai, langkah tersebut dapat menekan biaya logistik sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui peningkatan permintaan barang dan jasa.
Baca Juga
IHSG Sesi I Rontok 24,69 Poin, Sebaliknya 5 Saham Cetak ARA Dipimpin ARTA
“Kalau beli barang beli dekat NTT, misalnya apakah di daerah provinsi lain itu kan akan mengembangkan ekonominya,” kata Suryani. Dia menambahkan, pengadaan lokal dapat mempercepat distribusi bantuan dan memberikan efek pengganda bagi masyarakat terdampak.
Selain mitigasi dan pengadaan lokal, Kadin ingin memperkuat kerja sama dengan pemerintah, perguruan tinggi, organisasi kemanusiaan, dan mitra usaha. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperbaiki koordinasi bantuan, dan mempercepat pemulihan rantai pasok.
Pada kesempatan ini, Kadin juga menjajaki kerja sama dengan BRI dan Astra untuk menyediakan asuransi bagi pengusaha mikro, ada juga Bakrie Amanah dalam program sosial dan penanggulangan bencana. Inisiatif ini diharapkan berperan dalam seluruh tahapan bencana, mulai dari sebelum kejadian hingga pemulihan.
