Istana Bantah Pratikno Sakit dan Mundur sebagai Menko PMK
JAKARTA, investortrust.id - Istana Kepresidenan melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah isu yang menyebut Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno sedang sakit dan mengundurkan diri dari jabatannya.
Pras, sapaan Prasetyo Hadi mempertanyakan sumber isu tersebut. Pras mengaku belum mendengar kabar Pratikno sakit.
"Apa lagi itu? Kata siapa lagi itu? Saya belum dengar, saya belum dengar," kata Pras di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Baca Juga
Soal Isu Reshuffle Kabinet, Mensesneg: Kalaupun Ada, Prioritas Isi Jabatan Kosong
Saat dikonfirmasi mengenai kondisi kesehatan Pratikno, Pras menegaskan Mensesneg periode 2014-2024 itu dalam keadaan sehat. Hingga saat ini, Pras menegaskan tidak ada kabar Pratikno sedang sakit.
"Sehat, yang saya tahu sehat. Enggak ada kabar bahwa beliau sedang sakit," kata Pras.
Untuk itu, Pras membantah isu yang menyebut Pratikno mengundurkan diri.
"Apa mengundurkan diri lagi, sakit saja enggak, mengundurkan diri," katanya.
Sebelumnya Pras menegaskan hingga saat ini Presiden Prabowo Subianto belum berencana melakukan perombakan atau reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Hal tersebut disampaikan Mensesneg Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).
"Belum, belum. Itu kan kemarin karena ada pertanyaan mengenai reshuffle, jadi sampai hari ini belum ada rencana untuk adanya reshuffle," kata Pras, sapaan Prasetyo.
Pras menyatakan, kalaupun ada reshuffle kabinet, fokus utama saat ini adalah mengisi jabatan yang kosong akibat penugasan lain maupun permasalahan hukum.
"Yang kami sampaikan adalah jikalau pun ada, mungkin prioritasnya adalah mengisi jabatan-jabatan yang oleh karena sesuatu hal itu sementara saat ini kosong," terang dia.
Baca Juga
Saat ini terdapat dua posisi wamen yang tengah kosong. Kedua posisi itu, yakni kursi wakil menteri pertanian (wamentan), dan wakil menteri imigrasi dan pemasyarakatan (wamen imipas).
Kursi wamentan kosong setelah ditinggalkan Sudaryono yang ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri karena sakit. Sedangkan kursi wamen imipas kosong setelah Silmy Karim menjadi tersangka KPK.

