Soal Isu Reshuffle Kabinet, Mensesneg: Kalaupun Ada, Prioritas Isi Jabatan Kosong
JAKARTA, investortrust.id — Istana Kepresidenan melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan hingga saat ini Presiden Prabowo Subianto belum berencana melakukan perombakan atau reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Hal tersebut disampaikan Mensesneg Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).
"Belum, belum. Itu kan kemarin karena ada pertanyaan mengenai reshuffle, jadi sampai hari ini belum ada rencana untuk adanya reshuffle," kata Pras, sapaan Prasetyo.
Baca Juga
Respons Isu Reshuffle Kabinet, Mensesneg Tegaskan Prabowo Belum Diskusi soal Pergantian Menteri
Pras menyatakan, kalaupun ada reshuffle kabinet, fokus utama saat ini adalah mengisi jabatan yang kosong akibat penugasan lain maupun permasalahan hukum.
"Yang kami sampaikan adalah jikalau pun ada, mungkin prioritasnya adalah mengisi jabatan-jabatan yang oleh karena sesuatu hal itu sementara saat ini kosong," terang dia.
Saat ini terdapat dua posisi wamen yang tengah kosong. Kedua posisi itu, yakni kursi wakil menteri pertanian (wamentan), dan wakil menteri imigrasi dan pemasyarakatan (wamen imipas).
Baca Juga
Respons soal Isu Reshuffle Kabinet, Bahlil Ingatkan Jangan Berspekulasi Lampaui Kewenangan
Kursi Wamentan kosong setelah ditinggalkan Sudaryono yang ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri karena sakit. Sedangkan kursi wamen imipas kosong setelah Silmy Karim menjadi tersangka KPK.

