Satgas PKH Setor Rp 10,2 T ke Negara, Prabowo: Saya Senang Diundang ke Acara Ini
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto mengaku senang diundang untuk menghadiri penyerahan denda administratif senilai Rp 10,2 triliun oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) kepada negara di halaman gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu (13/5/2026).
Dalam acara ini, terdapat tiga gunungan uang tunai yang dipamerkan. Sebanyak dua gunungan dengan ketinggian sekitar 3 meter, sementara satu hubungan lainnya memiliki ketinggian sekitar 2 meter.
Baca Juga
Prabowo Perintahkan PNM Mekaar Beri Bunga di Bawah 9% bagi Warga Prasejahtera
Termasuk hari ini, Prabowo telah empat kali menghadiri acara serupa dengan denda yang disetorkan Satgas PKH mencapai Rp 40 triliun. Prabowo mengaku senang menghadiri acara tersebut karena dapat melihat secara langsung uang tunai hasil kerja Satgas PKH.
"Saya kira ini acara yang kesekian kali, sudah keberapa kali ya? Keempat kali ya? Keempat kali dengan total penyerahan berapa? Rp 40 triliun kurang lebih ya. Saya senang kalau diundang terus acara begini, tiap undangan lihat secara fisik Rp 10 triliun," kata Prabowo dalam sambutannya.
Pada Senin (20/10/2025), Prabowo menyaksikan secara langsung Satgas PKH menyerahkan uang Rp 13 triliun yang merupakan hasil penyitaan kasus korupsi ekspor CPO dari tiga korporasi ke negara.
Selanjutnya, Prabowo menyaksikan penyerahan uang tunai senilai Rp 6.625.294.190.469,74 pada Rabu (24/12/2025). Terakhir, Prabowo menyaksikan penyerahan uang denda administratif, penyelamatan keuangan negara, hingga penguasaan kembali kawasan hutan dengan nilai Rp 11.420.104.815.858 pada Jumat (10/4/2026).
Prabowo mengungkapkan, pada bulan depan, terdapat uang tunai sekitar Rp 10 triliun yang akan diserahkan Satgas PKH kepada negara. Kepala Negara mengapresiasi kerja keras Satgas PKH dalam menyelamatkan kekayaan negara.
"Atas nama negara dan bangsa, atas nama pemerintah, atas nama seluruh rakyat Indonesia, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan," ucapnya.
Baca Juga
Prabowo Terima Laporan Ada Uang Koruptor Rp 39 Triliun di Bank: Mungkin Banyak Istri Muda
Prabowo mengatakan, acara Satgas PKH jangan dianggap sebagai seremoni. Dikatakan, rakyat Indonesia saat ini membutuhkan bukti kerja pemerintah dalam mengelola kekayaan negara.
"Saya merasakan rakyat kita ini agak bosen kalau denger sambutan-sambutan, wejangan-wejangan itu yang pengalaman saya. Jadi, rakyat kita harus lihat, ini lho uang hari ini Rp 10 triliun," katanya.

