OKX Ventures dan HashKey Capital Investasi di CAEX Vietnam
JAKARTA, investortrust.id — OKX Ventures dan HashKey Capital resmi berinvestasi di Vietnam Prosperity Crypto Asset Exchange Joint Stock Company untuk mendukung pengembangan bursa kripto teregulasi di Vietnam.
Kedua investor global tersebut bergabung sebagai mitra strategis bersama pemegang saham pendiri, yakni VPBank Securities dan LynkiD. Investasi ini dilakukan guna memenuhi persyaratan modal minimum sebesar VND 10 triliun atau setara US$380 juta, yang menjadi syarat utama untuk mengikuti program pilot perdagangan aset kripto nasional di Vietnam.
CAEX menyatakan bahwa penyetoran modal oleh para investor dijadwalkan berlangsung pada April 2026. Struktur kepemilikan mengikuti ketentuan program, di mana minimal 65% modal harus berasal dari investor institusional, sementara kepemilikan asing dibatasi maksimal 49%.
Baca Juga
Dalam kemitraan ini, OKX Ventures dan HashKey Capital akan berperan dalam pengembangan infrastruktur teknis, keamanan siber, kerangka kepatuhan, manajemen risiko, serta konektivitas likuiditas, sesuai regulasi yang berlaku di Vietnam.
Vietnam dinilai sebagai salah satu pasar aset digital paling berkembang di Asia. Berdasarkan data Chainalysis 2025, negara tersebut menempati peringkat keempat secara global dalam adopsi kripto, dengan lebih dari 20 juta pengguna dan nilai transaksi mencapai sekitar US$ 220 miliar dalam 12 bulan hingga Juni 2025.
Pemerintah Vietnam saat ini tengah mengembangkan kerangka regulasi melalui program pilot perdagangan kripto yang menetapkan standar ketat bagi operator bursa, dengan tujuan menciptakan ekosistem yang aman, transparan, dan sesuai standar internasional.
Baca Juga
Kadin Usulkan Transaksi Dagang dengan Rusia Cs Pakai Blockchain dan Kripto
Investasi ini juga menjadi bagian dari ekspansi regional OKX di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan terhadap ekosistem kripto yang teregulasi di kawasan, seiring meningkatnya adopsi aset digital dan penguatan regulasi oleh otoritas seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sementara itu, HashKey Capital terus memperluas ekspansi di Asia, termasuk setelah keberhasilan penggalangan dana sebesar US$ 206 juta melalui IPO di Bursa Efek Hong Kong pada Desember 2025.

