TBS Energi (TOBA) Gelar RUPS 16 April 2026, Rights Issue, Buyback, dan Dividen Jadi Sorotan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) akan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan luar biasa (RUPSLB) pada 16 April 2026. Dua agenda penting rapat tersebut adalah penerbitan saham baru (rights issue), pembelian kembali (buyback) saham, hingga dividen tunai.
Manajemen TOBA dalam keterangan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/3/2026), menyebutkan bahwa RUPS akan membahas 7 agenda, seperti persetujuan laporan kinerja keuangan tahun 2025 hingga perubahan susunan direksi. Agenda lainnya pembahasan dividen tunai dari saldo laba ditahan perseroan.
Adapun RUPSLB akan membahas tiga agenda utama, yaitu perubahan anggaran dasar, persetujuan buyback saham, dan persetujuan penerbitan saham baru maupun rights issue saham.
Baca Juga
TOBA sebelumnya mengumumkan rencana penerbitan saham baru melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue sebanyak 1,39 miliar saham. Jumlah tersebut setara dengan 16,83% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Seluruh dana hasil rights issue akan digunakan untuk mendukung perkembangan dan ekspansi usaha perseroan, khususnya di sektor pengelolaan limbah, energi terbarukan, serta kendaraan listrik. “Dana rights issue akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan serta mendukung perkembangan dan ekspansi usaha,” tulis manajemen.
Selain itu, TOBA berencana menggelar pembelian kembali (buyback) saham maksimal 815,80 juta saham atau setara 10% dari total saham dengan anggaran dana US$ 26,51 juta atau sekitar Rp 448,69 miliar.
Baca Juga
Transformasi Energi TOBA Berbuah Hasil, Pendapatan Segmen Hijau Melonjak 738%
Manajemen TOBA menjelaskan buyback saham akan dilaksanakan dalam periode 17 April 2026 hingga 17 April 2028, setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam RUPS pada 16 April 2026.
Dana untuk buyback akan berasal dari kas internal perseroan. Manajemen memastikan penggunaan dana tersebut tidak akan mempengaruhi kemampuan keuangan TOBA secara signifikan dalam memenuhi kewajiban yang jatuh tempo.
TBS Energi mengungkapkan bahwa buyback saham dilakukan karena harga saham perseroan saat ini dinilai belum mencerminkan nilai sebenarnya serta potensi pertumbuhan perusahaan.

