TOBA Rights Issue 1,39 Miliar Saham, Gaspol Ekspansi Limbah, Energi Terbarukan, dan Kendaraan Listrik
JAKARTA, investortrust.id – PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) akan menggelar penerbitan saham baru dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHETD) atau rights issue sebanyak 1,39 miliar saham. Aksi tersebut direalisasikan setelah meraih persetujuan RUPSLB pada 16 April 2026.
Total saham yang diterbitkan setara dengan 16,83% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Manajemen TOBA dalam keterangan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (10/3/2026), mengungkapkan bahwa seluruh dana yang diperoleh dari hasil rights issue akan digunakan untuk mendukung perkembangan dan ekspansi usaha perseroan, khususnya di sektor pengelolaan limbah, energi terbarukan serta kendaraan listrik.
Baca Juga
TBS Energi (TOBA) Tuntaskan Transformasi ke Bisnis Hijau, Kinerja Optimistis Tumbuh
“Penambahan modal melalui PMHMETD akan memperkuat struktur permodalan perseroan serta mendukung perkembangan dan ekspansi usaha perseroan. Peningkatan modal ini dalam jangka panjang diharapkan meningkatkan daya saing usaha dan meningkatkan imbal hasil nilai investasi bagi pemegang saham TOBA,” tulisnya dalam penjelasan resminya.
Manajemen menyebutkan bahwa saham yang akan ditawarkan kepada pemegang saham dalam rights issue seluruhnya merupakan saham baru yang dikeluarkan dari portepel TOBA dan akan memiliki hak yang sama dengan saham-saham perseroan lainnya yang telah dikeluarkan sebelum PMHMETD.
Secara bersamaan, TOBA juga mengumumkan rencana pembelian kembali (buy back) maksimal 815,80 juta atau 10% saham dengan anggaran dana US$ 26,51 juta atau setara dengan Rp 448,69 miliar. Buy back akan dilaksanakan setelah mendapat restu pemegang saham pada 16 April 2026.
Baca Juga
Transformasi Energi TOBA Berbuah Hasil, Pendapatan Segmen Hijau Melonjak 738%
Saat ini, manajemen menyebutkan bahwa harga saham TOBA dinilai belum mencerminkan nilai sebenarnya serta potensi pertumbuhan perusahaan. Aksi ini juga menjadi cara untuk menunjukkan kepada publik bahwa perseroan memiliki keyakinan dan kepercayaan yang kuat terhadap prospek pertumbuhan bisnis ke depan.
Sebelumnya, TBS Energi (TOBA) mencatat transformasi bisnis ke segmen bisnis hijau yang dimulai sejak tahun lalu membuahkan hasil yang ditunjukkan peningkatan pesat kinerja keuangan sepanjang 2025. Pendapatan dari sektor bisnis berkelanjutan, seperti pengelolaan limbah dan kendaraan listrik, meningkat signifikan hingga mencapai US$ 164,1 juta pada 2025 atau melonjak 738% secara year on year (yoy).
Kontribusi pendapatan dari segmen pengelolaan sampah meningkat pesatmenjadi 41% terhadap total pendapatan konsolidasian tahun lalu. Peningkatan ini mencerminkan percepatan pergeseran portofolio bisnis TOBA dari sektor batu bara menuju bisnis yang lebih berkelanjutan.

