Sinyal Rebound Muncul, Akankah IHSG Ikut Menguat Besok?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap dibuka besok atau Rabu (25/3/2026) setelah libur lima hari selama Nyepi dan Idulfitri. Sepanjang sepekan indeks bursa saham global masih turun, namun tanda perbaikan mulai tampak hari ini.
Berdasarkandata data indeks Dow Jones turun sebanyak 1,57% menjadi 46.214 point dalam lima hari terakhir atau terhitung sejak 17 Maret hingga 23 Maret 2026. Meski demikian pembalikan atau rebound mulai terjadi semlama dengan kenaikan 1,38%.
Baca Juga
Pernyataan Trump Dongkrak Optimisme Wall Street, Dow Terbang di Atas 600 Poin
Reli tajam Wall Street terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan adanya kemajuan signifikan dalam pembicaraan dengan Iran, memicu harapan berakhirnya konflik yang selama ini mengguncang pasar global.
Sebelum pernyataan Trump, pasar saham berada di bawah tekanan akibat lonjakan harga minyak dan ketidakpastian durasi konflik Iran. Namun, setelah pengumuman tersebut, kontrak berjangka Dow sempat melonjak lebih dari 1.000 poin.
Penurunan tajam juga melanda indeks Hang Seng dalam sepekan terakhir telah lebih dari 5,6% menjadi 24.382,47. Indeks KOSPI telah mengalami penurunan sebanyak 1,75% menjadi 5.539 dalam sepekan terakhir atau hingga pembukaan pasar pagi ini.
Baca Juga
Trump Tunda Serangan ke Iran, Bitcoin Berhasil Hapus Kerugian Akhir Pekan Lalu
Penurunan pesat juga melanda indeks Nikkei Jepang sebanyak 2,82% dalam sepekan terakhir. Penurunan terpantau mengecil setelah indeks Nikkei pagi ini dibuka melesat lebih dari 1,3% atau setelah penguatan pesar indeks bursa saham Wall Street.
Adapun, IHSG pada penutupan hari terakhir sebelum libur panjang melesat 84,55 poin (1,20%) menjadi 7.106,84. Rentang pergerakan 7.022-7.148 dengan nilai transaksi Rp 17,54 triliun.
Baca Juga
Harga Minyak Dunia Anjlok Hampir 11% Setelah Trump Tunda Serangan ke Infrastruktur Energi Iran
Kenaikan tersebut sejalan dengan penguatan sejumlah seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar 3,43%, sektor infrastruktur 3,38%, sektor transportasi 2,69%, sektor teknologi 2,89%, sektor energi 1,05%, sektor konsumer non primer 1,07%, dan sektor property 1,42%.
Di tengah lompantan tersebut, sejumlah saham ini catatkan kenaikan harga pesat, seperti saham ROCK naik 24,82% menjadi Rp 3.520, JSPT naik 24,70% menjadi Rp 1.565, LAPD menguat 19,48% menjadi Rp 92, ESTA menguat 16,03% menjadi Rp 152, dan EXCL menguat 15,63% menjadi Rp 2.950.

