BTN (BBTN) Targetkan Laba Rp 4 Triliun di 2026, Didukung Pertumbuhan Kredit
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) optimistis kinerja keuangan akan semakin moncer pada 2026, seiring proyeksi perbaikan ekonomi. Perseroan menargetkan laba bersih menembus Rp 4 triliun tahun 2026, dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 3,5 triliun.
Wakil Direktur Utama BTN Oni Febriarto Rahardjo mengungkapkan bahwa laba perseroan menunjukkan pertumbuhan solid di tengah industri perbankan yang tumbuh di bawah 10% tahun lalu.
Baca Juga
“Orang bilang pertumbuhan kecil, tapi kita tidak mau kalah sama (bank) yang lebih besar. Jadi labanya sudah bisa mencapai angka Rp 3,5 triliun tahun lalu,” ujarnya dalam acara Economic Outlook & Chinese New Year 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Menurut Oni, pertumbuhan laba BTN didorong oleh kenaikan penyaluran kredit. Dalam lima tahun terakhir, perseroan mampu untuk mempertahankan pertumbuhan kredit rata-rata sekitar 10%. “Begitu juga dengan pertumbuhan laba tahun 2024 kurang lebih di 11%-12%,” katanya.
Dengan tren kinerja tersebut, BTN optimistis laba akan terus meningkat. Perseroan bahkan telah memasang target laba bersih sebesar Rp 4 triliun dalam perencanaan bisnis 2026.
“Bahkan, dalam perencanaan bisnis tahun 2026 ini kita merencanakan laba sudah tembus di angka Rp4 triliun. Tentunya ini yang membuat kami menjadi semangat,” ucap Oni.
Baca Juga
BTN Percepat Digitalisasi KPR, Akses Pembiayaan Rumah Makin di Ujung Jari
Guna mencapai target tersebut, BTN tengah melakukan transformasi dari bank yang identik dengan kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi menjadi bank yang mampu melayani seluruh kebutuhan nasabah, tanpa meninggalkan bisnis inti pembiayaan perumahan.
“Kita kalau mau jadi bank ya harus bisa melayani semua kebutuhan nasabah. Kita tidak boleh kalah dengan bank-bank lain, khususnya bank Himbara yang lain,” ujar Oni.
Sebagai bagian dari transformasi, BTN meluncurkan layanan BTN Private yang menyasar nasabah prioritas dan high net worth individual (HNWI). Perseroan juga tengah menyiapkan produk kartu kredit yang ditargetkan meluncur tahun ini. “Setidaknya nasabah Prioritas dan Private pasti juga tanyakan BTN itu punya kartu kredit tidak? Akan dijawab di tahun ini kita akan punya,” kata Oni.

